Bawaslu Temukan 431 Ribu Pemilih di Kabupaten Malang Golput

Bawaslu Temukan 431 Ribu Pemilih di Kabupaten Malang Golput
Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Malang Muhammad Hazairin (foto:nif)

MEMOX.CO.ID – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Malang mencatat terdapat 21 persen atau sebanyak 431.377 orang dari 2.054.178 Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang tidak menggunakan suaranya atau golput dalam Pemilu 2024.

Hal itu disampaikan langsung oleh Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Malang Muhammad Hazairin saat diwawancarai pada Selasa (20/2/2024) kemarin.

“Partisipasi masyarakat Kabupaten Malang dalam Pemilu 2024 mencapai sekitar 79 persen. Dengan Daftar Pemilih Tetap 2.054.178 orang, dan yang tidak menggunakan hak suaranya sebanyak 21 persen atau 431.377. Dan yang menggunakan hak suaranya sebanyak 1.622.801,” katanya.

Hazairin menyebut, itu belum termasuk daftar pemilih tambahan (DPTb) dan daftar pemilih khusus (DPK) yang sudah terekap di KPU. Ia menerangkan, DPTb sendiri dikatakan, pemilih yang mengurus pindah pilih karena alasan tertentu. Seperti mendapat tugas kerja, belajar maupun sedang menjalani rawat inap di rumah sakit.

Sedangkan DPK, Hazairin menyebut yakni daftar pemilih yang memiliki identitas kependudukan tetapi belum terdaftar dalam DPT maupun DPTb.

“Dari 79 persen suara yang masuk itu juga terdapat suara yang tidak sah. Namun, jumlahnya masih belum dapat dipastikan. Karena presentase suara sah atau tidak itu harus berdasarkan real count,” jelasnya.

Hazairin mencontohkan, dalam pemilihan Presiden Desa Argoyuwono, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, di TPS 02 misalnya, terdapat 14 suara tidak sah dan 167 suara sah. Sementara, di TPS 03 desa yang sama juga, terdapat 4 suara tidak sah dan 174 suara sah.

“Dikatakan suara tidak sah itu apabila pemilih mencoblos tidak sesuai ketentuan,” pungkasnya. (nif/syn)