Indeks
Hukum  

Bank Sampah Bhayangkari Cabang Batu Kerja Nyata yang Menghasilkan Rupiah

SAMPAH: Ketua Bank Sampah Bhayangkari Cabang Batu Ny Eri Wiwit Mariyanto saat menerima kardus bekas dari anggota Bhayangkari Cabang Batu.

Batu, Memox.co.id – Di bawah binaan Ketua Bhayangkari Cabang Batu Ny Ayu Yogi keberadaan Bank Sampah Bhayangkari Cabang Batu dirasakan sangat besar manfaatnya bagi seluruh Bhayangkari Cabang Batu yang saat ini sudah berjalan tiga bulan, Rabu (03/11/2021).

Saat dikonfirmasi Ketua Bank Sampah Bhayangkari Cabang Batu Ny Eri Wiwit Mariyanto mengatakan, Alhamdulillah keberadaan Bank Sampah Bhayangkari Cabang Batu yang sudah berjalan selama tiga bulan ini mengalami peningkatan jumlah nasabahnya yang mana nasabahnya merupakan anggota Bhayangkari Cabang Batu sendiri.

DAFTAR: Adapun daftar sampah yang bisa dijadikan nilai rupiah sebagai berikut.

“Untuk sementara seluruh sampah yang masuk dalam kategori bisa diolah, semuanya dipusatkan disini tepatnya dihalaman belakang Polsek Batu. Tujuannya agar lebih mudah saat diambil oleh para pengepul,” ujar istri Kanit Regident Polres Batu ini, Iptu Wiwit Mariyanto.

Dirinya juga menjelaskan, kita sama sekali tidak mengalami kesulitan untuk menjual sampah sampah yang terkumpul ini. Karena sudah ada pengepul yang akan mengambilnya, kita hanya menimbang dan memilah-milah sampah yang bisa dijual dan tidak.

BANK SAMPAH BHAYANGKARI CABANG BATU

Untuk waktu dibukanya Bank Sampah ini setiap 1 bulan sekali pada hari Rabu Minggu pertama, pukul 09.00-11.00 WIB. Informasi lainnya juga disampaikan lewat grup WhatsApp. Sedangkan untuk pembayarannya pakai sistem mencatat dulu.

Untuk proses pengambilan uang dari hasil Bank Sampah Bhayangkari Cabang Batu ini masih lihat perkembangan lebih lanjut yang pasti adanya Bank Sampah Bhayangkari Cabang Batu ini sangat membantu meringankan beban ekonomi Bhayangkari.

CATAT: Petugas Bank Sampah Bhayangkari Cabang Batu saat mencacat di buku keuangan nasabah.

“Sebelum disetorkan ke Bank Sampah terlebih dahulu sampah-sampah tersebut dipilah-pilah mana yang bisa dijadikan nilai rupiah. Setibanya di Bank Sampah baru dilakukan penimbangan dan pencatatan oleh petugas Bank Sampah di tiap buku nasabah. Uang yang sudah terkumpul nantinya akan kita bagikan setiap 1 tahun sekali,” terangnya. (fik)

Exit mobile version