Atasi Kemiskinan Ekstrem, Wali Kota Mojoketo Minta Data Akurat Jumlah Warga Miskin

KEMISKINAN: Wali Kota Mojokerto bersama Kepala DinsosP3A dan pendamping PKH bahas penanganan kemiskinan ekstrem. (foto; tin)

MEMOX.CO.ID – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengundang puluhan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kementerian Sosial di Rumah Rakyat Kota Mojokerto, Selasa (14/2/2023). Wali kota yang akrab disapa Ning Ita tersebut mengajak para pendamping PKH berdiskusi terkait skema pengentasan kemiskinan ekstrem di Kota Mojokerto.

Menurut Ning Ita, sebelum merumuskan langkah penanganan kemiskinan, ia minta seluruh jajaran di Pemkot Mojokerto untuk melakukan pendataan secara akurat. Hanya dengan data yang akurat maka strategi penanganan kemiskinan bisa lebih efektif.

“Kita clearkan dulu datanya, setelah data nya clear kita lakukan intervensi program agar tidak tumpang tindih, sehingga membawa dampak, dan akuntabel,” tegas Ning Ita.

Nantinya, skema pengentasan kemiskinan ekstrem di Kota Mojokerto akan dilakukan bersama-sama, sinergi dan kolaborasi dengan beberapa dinas terkait. “Kedepan akan ada banyak dinas yang bersinergi, bersama-sama menghapuskan kemiskinan ekstrim di Kota Mojokerto,” jelasnya.

Turut hadir mendampingi wali kota dalam forum tersebut, Kepala Dinas Sosial, Permberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DinsosP3A) Kota Mojokerto, Choirul Anwar.

Sebagai informasi, berbagai program pengentasan kemiskinan telah dilakukan Pemkot Mojokerto selama ini, beberapa diantaranya melalui pemberian bansos, inkubasi wirausaha, hingga program bedah rumah. (tin/fik)