MEMOX.CO.ID – Arus mudik Lebaran 2025 mulai menunjukkan peningkatan di Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah, selasa (25/3/2025). Meskipun belum terjadi kepadatan signifikan, antrean kendaraan pribadi seperti sedan, minibus, dan SUV mulai terlihat di jalur khusus kendaraan kecil. Petugas kepolisian tampak berjaga dan mengatur lalu lintas untuk mengurai antrian yang didominasi kendaraan menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur. Hingga selasa siang, tercatat 3.802 kendaraan telah keluar dari Gerbang Tol Kalikangkung. Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Sony Irawan, menyatakan bahwa arus kendaraan masih tergolong lenggang. Namun, ia memprediksi kepadatan akan mulai terjadi pada 26, 27, dan 28 Maret 2025, bertepatan dengan H-2, H-1, dan H Lebaran. “Kemungkinan tanggal 26, 27, 28 mulai ramai,” ungkap Kombes Pol Sony Irawan.
Berbeda dengan kondisi di Gerbang Tol Kalikangkung, jalur arteri Pantura dari Brebes hingga Rembang masih terpantau lancar. Arus lalu lintas didominasi kendaraan truk, mobil pribadi, dan sepeda motor dengan volume yang stabil. Tidak ada hambatan berarti yang dilaporkan di jalur alternatif tersebut. Kondisi serupa juga terlihat di jalur tol Trans Jawa. Arus kendaraan dari Pejagan hingga Solo-Yogyakarta masih terkendali dan belum mencapai kategori padat. Data traffic accounting di beberapa titik menunjukkan angka yang masih dalam batas normal. Di Pejagan, angka tertinggi lintasan per jam tercatat 279 kendaraan, sementara di Kalikangkung 1.161 kendaraan dan di Klaten 129 kendaraan. Angka-angka ini menunjukkan bahwa jumlah kendaraan yang melintas di titik-titik utama seperti Cikatama, Pejagan, Kalikangkung, dan Klaten masih jauh dari angka waspada.
Meskipun antrian di Gerbang Tol Kalikangkung menjadi indikasi awal peningkatan arus mudik, pihak kepolisian memastikan situasi masih terkendali. Petugas terus memantau dan mengantisipasi potensi kepadatan yang diperkirakan akan terjadi menjelang puncak arus mudik Lebaran 2025. Kepolisian menghimbau para pemudik untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, mematuhi aturan lalu lintas, dan mengecek kondisi kendaraan sebelum berangkat. Antisipasi dini dan kesiapan diri menjadi kunci kelancaran perjalanan mudik. (Ls/cdp)






