Sebanyak 24 Instansi Telah Terintegrasi Siap Berikan Pelayanan Terbaik Bagi Masyarakat
Kota Malang, Memox.co.id – Dengan mengedepankan konsep integrasi dan kolaborasi, aplikasi Jogo Malang Presisi disempurnakan Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto, S.I.K,M.Si dengan mengandeng 24 instansi terkait, Selasa (02/08/2022).
Aplikasi Jogo Malang Presisi yang diinisiasi oleh Polresta Malang Kota kini secara resmi telah terintegrasi
dengan 24 instansi, terdiri dari 9 rumah sakit dan 15 instansi pemerintah yang tergabung dalam Traffic Accident Claim System (TACS) dalam artian aplikasi yang berbasis web atau online untuk memudahkan pengurusan asuransi.
Seperti yang dikatakan Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi, jika kamu ingin berjalan cepat silakan berjalan sendiri, tapi kalau ingin berjalan jauh ayo kita berjalan bersama-sama dalam artian dengan aplikasi ini kami ingin aplikasi ini menjadi milik seluruh masyarakat Malang.

“Pada intinya hadirnya aplikasi Jogo Malang Presisi ini mampu memberikan pelayanan yang terbaik, tercepat kepada masyarakat dengan konsep hadirnya abdi negara di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan bantuan,” ujarnya.
Dirinya juga memberikan sedikit contoh saat masyarakat membutuhkan bantuan baik kepada pihak kepolisian maupun instansi yang telah terintegrasi dalam aplikasi Jogo Malang.
“Bila ada masyarakat yang menjadi korban laka lantas, Unit Laka tidak bekerja sendiri tapi bekerjasama dengan dishub, rumah sakit serta Jasa Raharja. Semua data akan diinput oleh TACS untuk mendapatkan klim dari pihak Jasa Raharja,” terangnya.

Penandatanganan naskah kerja sama dilakukan di Ballroom Sanika Satyawada Polresta Malang Kota dan dihadiri sekitar 100 peserta antara lain Forkopimda Malang Kota, pihak akademisi pejabat instansi, tokoh agama dan tokoh masyarakat, perwakilan rumah sakit, dan beberapa instansi lainnya.
Sebagai catatan aplikasi untuk sementara ini hanya bisa diakses melalui Android. Hadirnya aplikasi ini sangat memberikan manfaat bagi masyarakat karena dalam aplikasi ini dapat mempermudah masyarakat untuk menerima pelayanan dari berbagai aspek kebutuhan sehari-hari yang lebih praktis, lebih mudah serta ekonomis karena dapat diakses selama 24 jam. (fik)






