MEMOX.CO.ID – Pemerintah daerah melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sampang, menunda rencana relokasi atau pemindahan pembangunan terminal Trunojoyo. Kendalanya, belum ada persiapan anggaran untuk upaya pembebasan lahan karena kebijakan refocusing anggaran. Pembangunan relokasi Terminal Trunojoyo telah direncanakan Dinas Perhubungan sejak tahun 2022 yang bertempat di wilayah Desa Aeng Sareh, Kecamatan Sampang.
Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Sampang, Yulis Juwaidi menyampaikan, rencana anggaran untuk pemindahan terminal Trunojoyo mencapai Rp 8miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2022. Namun, tertunda karena anggaran yang dibutuhkan dialihkan terhadap kegiatan lain.
“Rencana relokasi atau pemindahan pembangunan terminal Trunojoyo Sampang mengalami kendala. Sebab, anggaran yang akan digunakan dialokasikan untuk kegiatan lain melalui refocusing,” ucapnya, Kamis (19/1/2023).
Yulis menyebutkan, rencana pembebasan lahan yang dipersiapkan untuk relokasi pembangunan terminal Trunojoyo telah dilakukan pada tahun 2022. Kegiatan itu, gagal akibat refocusing anggaran 35 persen yang dilakukan pemerintah daerah Sampang.
“Kami perlu melakukan review kembali tentang kondisi lokasi yang akan dijadikan tempat pembangunan terminal Trunojoyo. Meliputi, arus lalu lintas dan lampu traffic light harus dikaji ulang. Seiring, telah selesai pembangunan jalan lingkar selatan,” lanjutnya.
Diakui, rencana anggaran untuk relokasi pembangunan terminal belum dibahas pada tahun anggaran 2023. Karena, anggaran yang dibutuhkan untuk pembebasan lahan akan mengalami peningkatan dan menyesuaikan dengan luas tanah di Desa Aeng Sareh itu.
“Anggaran pembebasan lahan akan meningkat. Karena aset daerah, rencana selanjutnya perlu kami lakukan koordinasi bersama Dishub Provinsi Jawa Timur,” ungkapnya pada Koran Harian Memo X.






