Beranda TRIDARMA EKAKARMA Aliansi Dosen Nahada , Ajak Korem 083/BDJ Berantas Paham Radikal

Aliansi Dosen Nahada , Ajak Korem 083/BDJ Berantas Paham Radikal

6
0

Kota Malang,Memox.co.id-Komandan Resor Militer 083/BDJ (Baladika Jaya) Kol Inf. Zainuddin menerima kunjungan Aliansi Dosen Nahada (ADN) bertempat di ruang transit Korem 083/BDJ, Senin (9/03/20). 

ADN yang mendatangi Korem 083/BDJ resmi berdiri pada hari ini, Rabu (9/10/2019) bertekad akan memberantas paham radikal yang menjangkit di mahasiswa.

KUNJUNGAN: Danrem 083/BDJ Kol Inf Zainuddin saat menerima kunjungan Aliansi Dosen Nahada (ADN) bertempat di ruang transit Korem 083/BDJ

ADN mengajukan kepada rektor dan para pejabat di perguruan tinggi pada umumnya untuk melakukan deteksi dini paham radikalis kepada Mahasiswa Baru (Maba).

Kedatangan para Dosen yang tergabung dalam ADN diantaranya DR. Muhammad Zinal (Polinema), DR. Nur Salam (Polinema), DR. Dewi (UIN), dan Arief Andi Soebroto, S.T., M. Kom (FIKOM UB).

Dalam pertemuan tersebut
ADN menyampaikan, semangat dari ADN adalah kebangkitan  para dosen dalam memerangi radikalisme di lingkungan kampus, karena  mahasiswa adalah sebagai Agen Of Change dan kampus adalah lembaga yang mencetak generasi muda yang berkualitas.

Oleh sebab itu mahasiswa harus jauh dari Radikalisme disinilah peran ADN dalam menangkal penyebaran paham radikalisme (pemikiran).

Lebih lanjut Aliansi Dosen Nahada menyampaikan kepada Danrem 083/BDJ akan mengadakan kegiatan Deklarasi ADN  Jatim pada Tanggal 21 Maret 2020,” terangnya.

Sementara itu Danrem 083/BDJ Kol Inf. Zainuddin menyambut baik rencana kegiatan tersebut, menurutnya Sinergi antara TNI dan Instansi Pendidikan harus dilaksanakan berkelanjutan guna mempersiapkan generasi muda yang berkarakter tangguh dan memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi sehingga dapat berperan dalam membangun bangsa.

“Kami sangat mendukung upaya Deklarasi ADN dalam menangkal setiap paham yang bertentangan dengan Ideologi bangsa dengan membuka wawasan mahasiswa dan meningkatkan jiwa nasionalisme.” kata Danrem Zainuddin.

Lebih lanjut Danrem 083/BDJ mengatakan, aparat teritorial selalu berkomitmen untuk memberdayakan ketahanan wilayah, setiap organisasi harus memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Jangan menganggap dirinya paling Nasionalis dan menganggap yang lain kurang dan tidak nasionalis, paling toleran dan yang lain intoleran, semuanya harus kita gandeng untuk tujuan yang sama yaitu mewujudkan Indonesia Maju,” tegasnya.

Ditambahkan juga olehnya,bela negara bukan hanya dilakukan dengan angkat senjata saja, namun bela negara juga diwujudkan dengan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan profesi dan keahliannya masing-masing.

“Sebagai mahasiswa bela negara dapat dilakukan dengan cara menuntun ilmu dengan baik sesuai dengan bidang ilmunya, sedangkan pengajar  harus memberikan dan menyampaikan ilmu yang positif dan bermanfaan bagi muridnya,”  terang Danrem didampingi Kapenrem 083/BDJ Mayor Prasetya, H. K, (fik)