Akhiri Masa Tugas, Danbrigif 9 Kostrad Lakukan Kunker dan Tradisi Pamitan di Yonif 514/SY Bondowoso

Akhiri Masa Tugas, Danbrigif 9 Kostrad Lakukan Kunker dan Tradisi Pamitan di Yonif 514/SY Bondowoso
Kunjungan kerja dan tradisi pamitan Danbrigif ke Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 514/Sabbada Yudha Bondowoso (foto:arif/memox)

MEMOX.CO.ID — Komandan Brigade Infanteri (Danbrigif) 9 Kostrad, Kolonel Inf Dr. La Ode Muhammad Nurdin, S.I.P, M.I.Pol, dan Ketua Cabang XXII Brigif 9 melaksanakan kunjungan kerja sekaligus tradisi pamitan ke Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 514/SY, Bondowoso pada Jumat (22/8/2025).

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka mengakhiri masa jabatannya sebagai Danbrigif 9 Kostrad, seiring penugasannya yang baru sebagai Dosen Madya di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) Bandung.

Komandan Batalyon Infanteri (Yonif) 514/SY Letnan kolonel (Letkol) Inf Ugroseno menyampaikan kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan oleh Danbrigif untuk memeriksa dan memantau kesiapan serta mengevaluasi kinerja satuan-satuan di bawah komando Brigif 9 Kostrad.

“Pesan beliau jaga kekompakan, jaga militansi, jaga silaturahmi, jalin hubungan yang harmonis antara prajurit dan keluarga dengan ibu-ibunya persit dan semua masyarakat, serta menjadi yang terbaik untuk satuan dan bangsa,” ujar Ugroseno.

Acara tradisi satuan dilaksanakan secara khidmat, diawali pengantaran dengan iringan drumband dari prajurit Yonif Raider 514 hingga ke depan gerbang markas, disusul dengan prosesi pelepasan resmi dan penghormatan terakhir kepada beliau.

Ugroseno menegaskan bahwa momen ini dimanfaatkan tidak hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai sarana untuk menyampaikan pesan dan arahan terakhir kepada seluruh prajurit Yonif Raider 514.

Dalam kesempatan tersebut, Kolonel Inf Dr. La Ode Muhammad Nurdin menyampaikan permohonan undur diri, memohon maaf atas segala kekhilafan selama bertugas, serta memohon doa restu agar dapat menjalani amanah berikutnya dengan lancar.

Dalam rangkaian kegiatan ini, tradisi satuan telah dilaksanakan acara pamitan kepada Yonif Raider 514, yang diikuti oleh seluruh prajurit beserta ibu-ibu Persit. Prosesi berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat, diawali dengan pengantaran oleh drumband dari satuan Yonif 514 hingga ke depan gerbang markas, dilanjutkan dengan pelepasan secara resmi dan penghormatan, sebelum keberangkatan menuju Jember.

Pihaknya menekankan, pentingnya menjaga kekompakan dan solidaritas di antara prajurit. Ditekankan pula agar seluruh personel menjadi prajurit yang militan, profesional, mencintai rakyat, serta mampu menjaga nama baik satuan, keluarga, bangsa, dan negara. Ia juga mengingatkan untuk tidak melakukan pelanggaran yang dapat merusak citra institusi.

Dirinya juga berharap agar Yonif Raider 514 tetap menjadi satuan yang solid, kokoh, kuat, dan siap dalam setiap tugas—menjadi pasukan pilih tanding. Kepada ibu-ibu Persit, diimbau agar terus memberikan dukungan moril kepada para suami dan keluarga, sebagai bentuk peran penting dalam menjaga semangat dan kesejahteraan keluarga prajurit.

“Kita berharap jadilah prajurit 514 solid, kokoh, kuat dan pilih tanding. Untuk ibu-ibunya selalu dukung suaminya dan keluarganya sehingga bapaknya dapat bertugas dengan baik,” pungkasnya.

Acara diakhiri dengan kegiatan ramah tamah sebagai bentuk kebersamaan dan silaturahmi antar anggota dan keluarga besar satuan. (rif/syn)