Hukum  

Temuan Bayi Cantik Gegerkan warga Dusun Kendal

Kapolsek Songgon AKP Bakin melihat bayi yang ditemukan warga, Selasa (2/4/19) dini hari tadi.

Banyuwangi, Memo X – Geger, ditemukannya bayi didalam kardus berjenis kelamin perempuan di pos kamling, Dusun Kendal, Desa Sragi, Kecamatan Songgon, Selasa (2/4/2019) sekitar pukul 02.30 Wib. Diduga bayi berkeadaban hidup dibuang oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Saat ini bayi cantik tersebut dirawat di Puskesmas Songgon.

 Kepala Dusun Kendal, Paidi mengatakan saat itu salah satu warga sedang berjalan di depan pos tiba-tiba dikejutkan suara bayi menangis, setelah dicari -cari, ditemukan bayi didalam kardus yang diletakkan di pos kamling.

“Setelah melihat ada bayi dalam kardus tersebut, warga langsung kerumah saya, dan memberitahukan adanya bayi tersebut,” ujar Paidi.

Setelah mendapat laporan dari warganya, lantas dirinya bersama masyarakat untuk membuka kardus tersebut. Ternyata benar, di dalam kardus itu ada bayi yang sedang menangis. Bayi tersebut berjenis kelamin perempuan.

Atas temuan tersebut,  dirinya  langsung  melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian. Bayi malang itu segera dibawa ke Puskesmas Songgon untuk mendapatkan perawatan.

Paidi menjelaskan,  saat ditemukan, bayi itu dibalut dengan kain berwarna hitam. Di tubuh bayi dan kain yang membalutnya terdapat banyak bercak darah. Untuk tali pusar, kata Paidi, sudah dipotong.

“Melihat kondisinya kemungkinan bayi itu baru dilahirkan beberapa jam sebelum dibuang,” ungkapnya.

Paidi meyakini pembuang bayi itu bukanlah warga setempat. Sebab, pihaknya bersama warga sudah mengecek perempuan yang sedang hamil di wilayahnya. Seluruhnya masih belum ada yang melahirkan.

“Kemungkinan besar orang yang membuang bayi ini berasal dari wilayah lain yang sengaja datang ke wilayah ini untuk membuang bayinya,” ucapnya.

Sementara, Kapolsek Songgon,  AKP Bakin menyatakan, besar kemungkinan pelaku pembuang bayi berasal dari luar wilayah itu. Sebab, lokasi tempat bayi dibuang merupakan jalan poros desa yang bisa dilalui oleh siapa pun. Melihat kondisi bayi dan tali pusarnya, Bakin menduga proses persalinan bayi itu dibantu orang yang sudah ahli.

Kendati demikian, Bakin mengaku tetap akan melakukan penyelidikan terkait penemuan bayi tersebut. Dia sudah berkoordinasi dengan sejumlah bidan dan posyandu untuk pendataan perempuan yang sedang hamil.

“Sedang kami lakukan upaya untuk mengetahui siapa yang membuang bayi tersebut,” ujarnya.

Bayi yang ditemukan, menurut Bakin, saat ini masih dititipkan di Puskesmas Songgon. Rencananya, bayi itu akan diserahkan ke pihak Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur.

“Kami sedang membuat berita acara penyerahan bayi tersebut,” terangnya. (ras)