Kawula Muda Harus Jadi Penerus Bangsa Unggul
Malang, Memox.co.id
Bertarung di Daerah Pemilihan(Dapil)II, meliputi Kecamatan Ampelgading,Tirtoyudo, Dampit dan Turen untuk Caleg DPRD Kabupaten Malang periode 2019-2024 bukan hal yang mudah. Disamping letak geografis sebagian wilayah disitu terpecil, dari beberapa pesaing disitu tergolong senior bahkan ada diantaranya tercatat mantan anggota DPRD Kabupaten Malang periode lalu.
Kendati begitu,Venny Ayu Soraya, Caleg termuda lahir13Januari 1995 ini sebagai seorang gadis yang tidak mengenal kata menyerah. Karuan saja,politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan(PDI-P), putri ke 2 dari Matsalim Kepala Desa Sumbersuko Kecamatan Dampit ini meraih sebanyak 17.543 suara.
Jumlah itu masuk terbesar jika dibanding 11 Caleg PDI-P lain wilayah Kabupaten Malang. Ditemui seusai acara pelantikan di gedung DPRD Kabupaten Malang pada Jumat (30/8/2019) kemarin Venny menjelaskan, alasan dia maju sebagai Calon Legeslatif (Caleg) untuk masa bakti 2019-2024 ini dengan dibekali rasa tekat.
Bahwa generasi muda Indonesia adalah generasi yang akan menjadi penerus bangsa yang diharapkan mampu menjadikan Indonesia, bangsa yang unggul. “Beri aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari karnya. Beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia,” papar cucu mbah Surat, tokoh masyarakat Malang Selatan ini mengutip kata bijak Presiden RI pertama Soekarno.
Lanjut Venny, dengan rasa tekat itu, apa yang ia cita-citakan bisa tercapai, dan itu juga berkat doa restu kedua orang tua tanpa terkecuali dukungan dari ribuan masyarakat wilayah Dapil 2.
“Kedepan, semoga saya bisa menjadi jembatan masyarakat dalam menyampaikan aspirasinya untuk lima tahun kedepan, khususnya aspirasi perempuan dan generasi muda.Dan itu butuh waktu untuk menyesuaikan diri karna ini merupakan pengalaman pertama saya. Namun yang pasti saya siap bekerja untuk konstituen sebagai wakil rakyat,” beber Venny mengakhiri.
Saat pelantikan itu, anak dari pasutri Matsalim dan Ngatemi ini berusia 24 tahun. Meski masih muda, dia mengaku siap menjalankan tugas sebagai legislator di kabupaten Malang. “Saya memang baru pertama kali terjun ke dunia politik. Alhamdulillah terpilih pada saat Pemilu 2019 kemarin. Saya tidak menyangka sebelumnya,” ujar Venny Ayu Soraya, usai pelantikan.
Dia menjelaskan, yang memotivasi menjadi anggota dewan adalah ayahnya. Menurutnya, ayahnya yang notabene sebagai Kepala Desa, selalu mengayomi masyarakat. “Tugas sebagai kepala desa, merupakan jabatan politik di tingkat desa. Dari situ, saya tertarik maju sebagai Caleg hingga saya terpilih dan dilantik sekarang,” ungkapnya.
Setelah dilantik menjadi anggota dewan, dia bertekad memajukan dan memberdayakan para pemuda di Kabupaten Malang. Menurutnya, usia muda momentum tepat perubahan bagi pemuda. “Untuk itu, amanah ini, kepercayaan ini, harus saya harus saya buktikan. Mendengar apa yang sebelumnya didengar dan memperjuangkan apa yang belum diperjuangkan,” bebernya.
Lulusan S1 Sekolah Tinggi Sosial Politik (Stisospol) Waskita Dharma, Malang itu juga berterima kasih kepada masyarakat yang sudah mempercayakan kepadanya. “Setelah ini saya beradaptasi dengan tugas sebagai wakil rakyat. Saya juga akan menyerap aspirasi masyarakat ketika kembali ke dapil,” ungkapnya.
Selanjutnya, saat pembentukan alat kelengkapan DPRD Kabupaten Malang, Venny Ayu Soraya berharap ditempatkan di Komisi Pembangunan supaya bisa mengawal kebijakan pemerintah dalam bidang tersebut. (sur/jun)






