MEMOX.CO.ID – Kepala Sekolah (Kasek) SMAN 2 Kota Malang Eny Retno Diwati, M.Pd mengapresiasi apa yang telah diberikan Polresta Malang Kota khususnya kepada Kasat Resnarkoba Kompol Hendro Triwahyono, S.H., M.H yang telah meluangkan waktunya untuk menjadi narasumber, Selasa (14/07/26).
Sebagai narasumber Kasat Resnarkoba Kompol Hendro secara luas memberikan penjelasan sehubungan dengan bahaya narkoba dan penerapan hukum bagi pengguna maupun pengedar kepada ratusan siswa baru SMAN 2 Kota Malang yang lagi menjalani program Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026-2027.
Perlu diketahui giat ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol. Putu Kholis Aryana yang dikonsep dalam program Program Polisi Sambang Sekolah.
Bertempat di Aula Sabayatama SMAN 2 Kota Malang, program Polisi Sambang Sekolah sangat efektif jika diintegrasikan ke dalam MPLS
guna menanamkan pemahaman sejak dini akan bahayanya narkoba bagi generasi muda.
Kepala Sekolah (Kasek) SMAN 2 Kota Malang Eny Retno Diwati, M.Pd saat dikonfirmasi mengatakan, saat ini SMAN 2 Kota Malang lagi menjalankan program MPLS bagi siswa baru sejalan dengan itu kami juga membekali peserta didik baru ini akan bahayanya narkoba bagi generasi muda.
“Sengaja kami memanggil pihak kepolisian khususnya di Sat Narkoba Polresta Malang Kota untuk menjadi narasumber kami melihat kondisi saat ini kenakalan remaja dan pergaulan bebas tidak terkendali.
Di satu sisi bahaya narkoba selalu mengintai dilingkungan pelajar oleh karena itu kami mengajak rekan-rekan kepolisian untuk memberikan pembekalan anak didik kami apa itu narkoba dan dampak negatifnya bagi kehidupan,” ujarnya.
Mantan Kasek SMAN 1 Turen berharap apa yang telah disampaikan Kasat Resnarkoba Polresta Malang Kota yang tentunya lebih berkompeten di bidangnya mampu memberikan arahan dan pembekalan terhadap bahaya narkoba termasuk dengan hukuman bagi penggunanya yang tidak mengenal batas usia.
“Dengan adanya kerjasama ini harapan lainnya agar anak didik kami tidak hanya jauh dari narkoba, mereka juga jauh dari perbuatan perbuatan melanggar hukum dan lebih fokus untuk mengejar prestasi,” harapnya.(fik).






