Lepas dari Sorotan Media, Lapas Malang Beri Bantuan Gerobak Keluarga Warga Binaan di HBP ke-62

MEMOX.CO.ID – Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 tahun 2026 diperingati pada Senin, 27 April 2026 yang digelar Lapas Kelas 1 Malang jauh dari sorotan media, Senin (27/04/26).

Pada Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 pada tahun 2026 mengusung tema “Pemasyarakatan Kerja Nyata, Pelayanan Prima”.

Puncak peringatan diisi dengan tasyakuran yang dilaksanakan oleh berbagai Lapas dan Rutan di seluruh Indonesia termasuk Lapas kelas 1 Malang yang digelar di Aula Museum Lapas Malang.

Dalam rilis tertulis Kepala Lapas Kelas I Malang, Christo Victor Nixon Toar, dalam kesempatan tersebut menyampaikan harapannya agar bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal.

Beliau menegaskan bahwa dukungan ini diharapkan mampu menjadi awal kemandirian ekonomi bagi keluarga warga binaan.

“Kami berharap gerobak usaha ini dapat dimanfaatkan dengan baik, mampu membantu membangun ekonomi keluarga menjadi lebih baik, dan membuka jalan menuju masa depan yang lebih cerah,” ujar beliau.

Ia juga menambahkan bahwa Pemasyarakatan akan terus hadir memberikan kontribusi positif, tidak hanya dalam pembinaan warga binaan, tetapi juga dalam mendukung kesejahteraan keluarga mereka.

Kegiatan tasyakuran ini pun menjadi simbol kuat bahwa Pemasyarakatan terus bergerak maju dengan kerja nyata dan pelayanan prima,” ujarnya.

Momentum ini bertujuan untuk meneguhkan sistem perlakuan humanis dan pelayanan prima bagi warga binaan.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran, mulai dari pejabat struktural hingga pegawai magang Kementerian Ketenagakerjaan, dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan tanpa melibatkan rekan media.

Lepas dari sorotan media dalam kegiatan tersebut dilaksanakan penyerahan bantuan sosial dan gerobak usaha kepada keluarga warga binaan sebagai bentuk kepedulian nyata Pemasyarakatan.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Lapas Kelas I Malang sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi keluarga warga binaan.

Pelaksanaan tasyakuran dilakukan secara virtual melalui Zoom Meeting yang terhubung langsung dengan kegiatan pusat di Auditorium Prof. Muladi Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Momentum ini menjadi bentuk rasa syukur sekaligus refleksi atas pengabdian insan Pemasyarakatan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Seluruh peserta mengikuti rangkaian acara secara tertib sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. (fik/*).