Karya inspiratif Hadir di Lingkungan MAN 2 Kota Malang dengan Terbitnya Dua Buku Antologi

SIMBOLIS : Penyerahan buku secara simbolis oleh Ketua JIM, Mishad, S.Pd., M.Pd., kepada Kepala MAN 2 Kota Malang Samsudin

MEMOX.CO.ID – Dua karya inspiratif melalui buku antologi hadir melalui Buku Antologi dari Peserta Didik MAN 2 Kota Malang berjudul “Pena Ajaib Generasi Madani”

Serta buku antologi artikel Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) berjudul “Melesatkan Inersia: Ikhtiar Guru Menyemai Peradaban.”, Kamis (26/02/26).

Hadirnya buku ini merupakan kabar membanggakan bagi keluarga besar MAN 2 Kota Malang. Sekaligus untuk menambah budaya literasi dilingkungan madrasah yang menunjukkan geliat positifnya.

Buku antologi adalah kumpulan karya sastra seperti puisi, cerpen, atau esa yang dibukukan menjadi satu terbitan.

Karya-karya di dalamnya seringkali memiliki tema, topik, atau genre yang seragam. Antologi umumnya ditulis oleh beberapa penulis, namun bisa juga kumpulan karya dari satu penulis saja.

Sebagai catatan buku “Pena Ajaib Generasi Madani” merupakan kumpulan cerpen karya peserta didik yang lahir dari imajinasi, keberanian berekspresi, serta semangat generasi madani.

Setiap cerita menghadirkan warna dan sudut pandang yang beragam, mencerminkan potensi literasi yang terus tumbuh di kalangan peserta didik.

Sementara itu, buku “Melesatkan Inersia: Ikhtiar Guru Menyemai Peradaban” menjadi representasi semangat GTK dalam mendorong perubahan dan transformasi pendidikan.

Melalui tulisan-tulisan reflektif dan inspiratif, para pendidik menunjukkan komitmen untuk terus bergerak maju, melampaui batas, serta berinovasi dalam membentuk karakter generasi unggul.

Buku ini menegaskan bahwa literasi bukan sekadar aktivitas menulis, melainkan sebuah gerakan peradaban lewat setiap goresan pena hingga gagasan besar yang tertuang, tersimpan harapan dan cita-cita yang terus berkembang.

Sebagai Kepala Madrasah Dr. H. Samsudin turut memberikan apresiasi atas terbitnya dua buku tersebut. “Alhamdulillah, terbitnya buku Pena Ajaib Generasi Madani dan Melesatkan Inersia menjadi bukti nyata bahwa budaya literasi di madrasah kita terus tumbuh dan berkembang.

“Saya sangat mengapresiasi semangat peserta didik serta dedikasi Bapak/Ibu GTK yang telah melahirkan karya-karya inspiratif.

Hadirnya kedua buku ini bukan sekadar buku, tetapi jejak peradaban yang akan menginspirasi generasi hari ini dan masa depan. Semoga karya ini menjadi pemantik lahirnya lebih banyak penulis hebat dari madrasah kita,”ungkapnya.(fik/man).