MEMOX.CO.ID – Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Muhammad Syaikhu turun langsung ke lokasi tanah longsor bercampur material bebatuan di jalur utama Lumajang–Malang.
Akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Lumajang sejak Selasa pagi (29/7/2025).
Saat dikonfirmasi Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Muhammad Syaikhu mengatakan, bencana ini terjadi di tiga titik berbeda yang berdekatan, tepatnya di KM 54 dan KM 56, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro.
“Tebing setinggi lebih dari 20 meter di jalur perbukitan Piket Nol, Desa Sumber Wuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang yang mengalami longsor.
Kejadian tersebut mengakibatkan akses jalan penghubung antara Lumajang dan Malang terganggu. Longsor terjadi di kilometer 54 jalur Piket Nol, salah satu titik rawan bencana di jalur lintas selatan.

Material berupa tanah bercampur batuan besar menutup sebagian bahu jalan sehingga menyulitkan kendaraan, khususnya truk dan bus, untuk melintas,” ujarnya.
Lanjutnya, syukur alhamdulillah berkat kesigapan anggota Satlantas Polres Lumajang dibantu rekan TNI dan BPBD Kabupaten Lumajang, hingga siang hari, terus melakukan upaya pembersihan menggunakan alat berat.
Proses evakuasi material dilakukan secara bertahap mengingat kondisi tebing yang masih rawan longsor susulan, sampai saya lupa membawa jas hujan saat ikut membantu mengevakuasi bongkahan batu yang menutupi jalan,”terangnya.
Dirinya juga menyampaikan, kami menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk arus lalu lintas dialihkan secara bergantian dan diimbau bagi pengendara yang hendak melintas agar berhati-hati.
Terutama karena cuaca di kawasan tersebut masih gerimis. Jalur Piket Nol selama ini dikenal sebagai jalur dengan kemiringan ekstrem dan tebing terjal, sehingga potensi bencana longsor cukup tinggi,” himbaunya. (fik).






