MEMOX.CO.ID – Pemerintah akan mulai menerapkan pelajaran coding di sekolah dasar. Kebijakan ini disampaikan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, dan mendapat tanggapan dari pakar pendidikan Achmad Hidayatullah dari UM Surabaya. dimulai sekitar tahun ajaran 2025–2026. Diterapkan di seluruh Indonesia, dimulai dari kelas 5 SD. Hal ini bertujuan untuk membekali siswa dengan kemampuan berpikir logis dan menghadapi tantangan era digital. Melalui kurikulum pilihan, dengan pelatihan guru yang bisa dilakukan secara mandiri atau difasilitasi pemerintah.

Mata pelajaran coding akan mulai diperkenalkan kepada siswa kelas 5 SD mulai tahun ajaran 2025–2026. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menjelaskan bahwa coding akan menjadi salah satu mata pelajaran pilihan, tidak hanya di jenjang SD tetapi juga SMP dan SMA. Sekolah diberikan kebebasan untuk melatih guru secara mandiri, namun pemerintah juga siap memberikan pelatihan apabila diperlukan.
Kebijakan ini menuai tanggapan dari kalangan akademisi, salah satunya datang dari Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surabaya, Achmad Hidayatullah, Ph.D. Ia menyatakan bahwa pengenalan coding pada anak kelas 5 SD sangat relevan. Secara psikologis dan pedagogis, siswa pada usia tersebut sudah berada di tahap perkembangan operasional konkret, sehingga sudah mampu berpikir logis dan memahami hubungan sebab-akibat kemampuan yang penting dalam belajar coding.
Menurut Dayat, belajar coding sejak dini tak hanya memberi pemahaman teknis, tetapi juga membangun logika berpikir, kreativitas, dan kemampuan memecahkan masalah. Ia menekankan bahwa coding harus dikenalkan sebagai alat untuk berkarya, bukan sekadar materi pelajaran tambahan.
Namun, ia juga memberi catatan penting. Pendekatan pembelajaran harus disesuaikan dengan dunia anak, yakni dengan metode yang menyenangkan, visual, dan interaktif. Salah satu metode yang disarankan adalah penggunaan simbol dan warna yang mudah dipahami anak-anak, seperti mengaitkan warna-warna dengan angka tertentu dalam instruksi.
Lebih dari itu, anak perlu diberi pemahaman bahwa belajar coding membuka banyak peluang, seperti menciptakan game, aplikasi, hingga mempersiapkan diri untuk berbagai profesi di masa depan. Dengan pendekatan yang tepat, coding berpotensi menjadi pelajaran favorit di sekolah dasar. (ume/cdp)






