MEMOX.CO.ID – Lebih dari seratus Pj Kades di Kabupaten Sampang sudah dievaluasi. Hal tersebut disampaikan PLT Kapala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (DPMD) Sudarmanto.
Dari sekian banyaknya Pj kades yang dievaluasi tersebut, Sudarmanto mengatakan bahwa Pj Kades itu ada yang mengundurkan diri dan ada yang diberhentikan.
“Ada sekitar 130-an, dan terus berkembang karena ada yang maju ada yang mundur, ada yang mengundurkan diri dan ada yang bermasalah dan diberhentikan,”ujarnya.
Sudarmanto mengatakan, banyaknya Pj kades yang mengundurkan diri tersebut diakibatkan tidak mampu karena bebannya terlalu berat.
Selain itu juga karena jarak yang terlalu jauh menjadi alasan mereka mengundurkan diri dari jabatan PJ Kades agar tugas utamanya tidak terbengkalai.
“Rata-rata dia tidak mampu, terlalu berat. Ada yang karena lokasinya jauh, ada yang tugas utamanya terlantar. Seperti contoh tugas utamanya di Sreseh, sementara tugas tambahannya di Sokobanah, kan terlalu jauh,” kata Sudarmanto, Rabu (15/1/2025).
Kendati demikian, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial (Kesra) Sekretariat Daerah (Sekda) Kabupaten Sampang itu mengungkapkan dari sekian banyaknya Pj kades yang dievaluasi tersebut hingga saat ini belum ada yang ter-SK.
“Belu ada yang ter-SK, karena itu tanahnya Bupati, bukan kita,”terangnya.
Adanya evaluasi tersebut dia berharap menjadikan Kepala desa dengan tata kelola yang lebih baik daripada sebelumnya. (asy)






