Juragan Bakso di Batam, Bangun Jalan Desanya Dusun Segelan Sidomulyo Kab Malang

MEMOX.CO.ID – Ini menjadi sedikit sindiran bagi pemerintah setempat, sebab, jalan yang seharusnya menjadi kewenangannya malah diperbaiki oleh swadaya masyarakat.

Jalan yang diperbaiki swadaya itu berada di RT 01/RW 16 Dusun Segelan Sidomulyo, Desa Balesari, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang.

Jalan desa itu diperbaiki lantaran aspalnya mengelupas sejak kurang lebih 2016-2017 lalu. Padahal jalan itu sudah diajukan ke pemerintah setempat, namun hingga saat ini jalan itu tak kunjung diperbaiki.

Yuda Prasetya, Ketua RT 01/RW 16 Dusun Segelan Sidomulyo saat ditemui di rumahnya menyebut, perbaikan ini atas inisiatif bapak Ferry Suwadi yang saat ini sudah sukses dalam usaha bakso di Batam.

Dengan kepeduliannya, ia memberikan modal perbaikan jalan. “Akhirnya warga gotong royong memperbaiki jalan ini dengan dimodali oleh bapak Ferry Suwadi,” kata Yuda Prasetya.

Dengan modal itu, jalan sepanjang kurang lebih 50 kilometer ini mulai diperbaiki sejak tahun 2017, berlanjut hingga saat ini. Namun ketika musim hujan melanda, pengerjaan jalan dihentikan. Maka inilah yang kemudian jalan di Dusun Segelan Sidomulyo tidak bisa rampung seketika.

“Dulu jalan ini lebarnya 2,5 meter. Ketika diperbaiki plus gorong-gorong, maka jalan ini menjadi kurang lebih 9,5 meter,” jelasnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, saat ini jalan yang sudah diperbaiki dengan cara dirabat sudah sekitar 1,5 kilometer. Jika masyarakat masih ingin mengerjakan, pria 42 itu menyebut, bapak Ferry akan terus mengucurkan dana demi kemajuan dusunnya.

Disinggung soal bapak Ferry, ia menyebut bukan siapa-siapa. Dia adalah warga Dusun Segelan Sidomulyo sendiri yang merantau ke tanah Batam dan sukses dengan usaha baksonya.

“Dari saya kecil bapak Ferry sudah merantau. Dan dia tidak membangun jalan saja. Dia membangun masjid dan lapangan sepak bola juga,” katanya.

Kedermawanan bapak Ferry tidak disampaikan oleh Ketua RT 01/RW 16 Dusun Segelan Sidomulyo saja. Kepala tukang pengerjaan jalan, Sukri, juga menceritakan hal yang sama. Dari dulu bapak Ferry diakui sudah dikenal dermawan.

“Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) masjid, dan lapangan bola juga diperbaiki olehnya,” katanya.

Dengan demikian, biaya untuk perbaikan jalan saja sepanjang sekitar 1,5 kilometer ini, berkisar sudah Rp10 miliar yang ia kucurkan. Namun, kebaikan itu diakui tidak akan disia-siakan. Warga juga akan bahu-membahu merawat jalan.

Dikatakan Sukri, warga sudah menabung tiap bulan Rp15 ribu demi perawatan jalan.  “Nanti jalan akan diperindah dan akan di cat. Dan warga cukup senang karena jalan sudah bagus,” pungkasnya. (nif).