Malang, MEMOX.CO.ID – Untuk menangani masalah banjir Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus melakukan upaya percepatan proyek pembagunan drainase. Terdapat tiga titik yang menjadi prioritas dalam pembangunan drainase yakni kawasan Jalan Soekarno Hatta, Simpang Empat Jalan Bondowoso, dan Jalan Jaksa Agung Suprapto.
Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan melakukan tinjauan lapangan ke tiga titik rawan banjir tersebut. Ia berharap agar realisasi pengerjaan proyek penanganan banjir di tiga kawasan tersebut segera dilaksanakan.
Iwan mengatakan untuk pembangunan drainase di kawasan Jalan Sukarno Hatta telah mendapatkan dana dari Pemprov Jatim. Sedangakan dua titik kawasan yang lain yaitu Jalan Jaksa Agung Suprapto dan Jalan Bondowoso, saat ini masih dalam tahap proses pengajuan surat usulan pendanaan ke Pemerintah Pusat.
“Ini termasuk dalam 11 prioritas dan alhamdulillah suhat sudah dianggarkan oleh Pemprov. Tadi kita ketemu sama pihak Pemprov, memastikan bahwa anggaran sudah ada di 2025, dan sudah dilakukan pematokan. Sementara untuk desainnya, tinggal eksekusi di bulan Januari akhir,”ujarnya.
Dalam tinjauan tersebut, dirinya menemukan beberapa yang menjadi kendala dan penting untuk melakukan penaganan segera. Salah satunya mengadakan rapat koordinasi antara berbagai stakeholder terkait, seperti Telkom, Perumda Tugu Tirta, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), PLN, dan pihak terkait lainnya.
Ia menjelaskan jika Pemkot juga melakukan peninjauan di 2 titik rawan banjir lainnya, yaitu di Jalan Jaksa Agung Suprapto dan Jalan Bondowoso. 2 titik tersebut telah diajukan oleh Pemkot kepada Pemerintah Pusat agar dapat segera di realisasikan.
Sementara itu Kepala Dinas PUPR-PKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto mengatakan proyeksi drainase di Kawasan Jalan Soekarno-Hatta akan dikerjakan di tahun 2025. Sedangkan untuk 2 titik lainnya masih menunggu jawaban dari Pemerintah Pusat.
Penanganan banjir di Jalan Soekarno-Hatta akan mendapat dana bantuan dari Pemprov Jawa Timur sebesar Rp 30 miliar dan ada tambahan dari anggaran APBD Kota Malang sebesar Rp 1,6 miliar.
“Di sisi lain panjang proyek di Jalan JA Suprapto ini kurang lebih sekitar 1,3 kilometer. Dan untuk Jalan Bondowoso kurang lebih 1,6 hingga 1,7 kilometer totalnya. Tapi yang diusulkan ke Pemerintah Pusat antara 500-700 meter,”imbuhnya.(fat)






