Cawabup Malang Lathifah Sebut, Akan Maksimal Program Pendidikan Jika Terpilih Nanti

FT. Calon Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib saat menghadiri acara silaturahmi dengan ibu muslimat di Dusun Binangun, Desa Genengan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. (MemoX/nif).
FT. Calon Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib saat menghadiri acara silaturahmi dengan ibu muslimat di Dusun Binangun, Desa Genengan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. (MemoX/nif).

Malang, MEMOX.CO.ID – Calon Wakil Bupati (Cawabup) Malang Nomor Urut Satu, Lathifah Shohib, menyebut, salah satu bidang yang menjadi etansinya jika terpilih nanti yakni bidang pendidikan.

Pernyataan ini disampaikan Lathifah saat menghadiri acara silaturahmi dengan ibu muslimat di Dusun Binangun, Desa Genengan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Jumat (18/10/2024) sore.

Ft: istimewa

Mantan anggota DPR RI ini mengatakan, jumlah guru muslimat NU se-Kabupaten Malang itu lebih dari 2.500 guru. “Jika satu lembaga itu gurunya 4-5, maka 500 lebih lembaga yang ada di Kabupaten ini,” katanya.

Sehingga tugas dari pemerintah adalah, itu bertanggung jawab untuk meningkatkan kualitas lembaga yang ada di Kabupaten Malang lebih baik. Baik itu lembaga yang dimiliki oleh muslimat, maupun yang dikelolah oleh Yayasan.

“Karena kami punya asumsi, kami punya keyakinan bahwa Paud ini sangat penting, karena pondasi pendidikan anak-anak untuk ke depan. Jadi kalau pondasinya sudah kuat maka pembangunan pendidikan ke depan akan lebih baik,” jelasnya.

Lebih lanjut politisi partai PKB ini mengatakan, selain itu, melihat dari data Dinas Pendidikan Kabupaten Malang yang menunjukkan, angka putus sekolah mencapai sekitar 19 ribu di tahun 2024, maka ia akan berupaya dicarikan program. Baik itu program Indonesia Pintar atau biasiswa yang lainnya.

“Kami akan mendata putus sekolah itu disebabkan karena apa? Kalau sebabnya karena kekurangan biyaya, maka akan kita carikan upaya supaya tidak mengalami kesulitan biaya baik itu dari program Indonesia pintar atau biasiswa yang lain,” katanya.

“Bisa juga dari Corporate Social Responsibility (CSR) pabrik yang ada di Kabupaten Malang. Tapi ini untuk beasiswa bagi anak dari keluarga yang kurang mampu supaya tidak putus sekolah,” pungkasnya. (nif).