27.636 Keluarga Rentan Stunting di Kabupaten Malang Dapat Bantuan Ayam dan Telur

FT. Foto pemberian ayam dan telur kepada keluarga rentan stunting di Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. (Memox co.id/nif)
FT. Foto pemberian ayam dan telur kepada keluarga rentan stunting di Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. (Memox co.id/nif)

Malang, MEMOX.CO.ID – Sebanyak 27.636 keluarga rentan stunting di Kabupaten Malang, mendapat bantuan satu ekor ayam dan 10 butir telur dari pemerintah. Pemberian ini akan diberikan mulai hari ini 26 Agustus 2024 hingga September 2024.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Malang, Mahila Surya Dewi mengatakan, program ini sebenarnya program tahun 2024 untuk mengentaskan angka stunting di Indonesia termasuk Kabupaten Malang. Sehingga pada pemberian tahap pertama untuk bulan Januari sampai bulan Juni 2024 ini, sebanyak 27.636 keluarga akan menerimanya.

“Yang bulan Januari sampai bulan Juni ini kami berikan selama 6 kali setiap minggunya. Setiap keluarga itu memperoleh 1 ekor ayam yang beratnya kurang lebih 0,9 kg sampai dengan 1,1 kg dan 10 butir telur,” katanya Senin (26/8/2024).

Mahila menambahkan, pemberian ini akan berlangsung hingga 30 September 2024, dengan permulaan penyaluran di Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Di sana ada 724 keluarga rentan stunting yang terdiri dari 12 desa akan menerimanya.

Selain Pakisaji, ada dua kecamatan lagi yang juga sudah disalurkan bantuan keluarga rentan stunting hari ini. Dengan begitu, diharapkan pada bulan September mendatang, semua keluarga rentan stunting yang berjumlah 27.636 itu bisa terselesaikan.

Dalam kesempatan yang sama mantan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Malang itu menambahkan, untuk data warga yang memperoleh bantu tersebut, ia mengaku diperoleh dari BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional).

Di sana, data itu sudah lengkap dengan by name, by address sehingga warga tidak perlu mendaftar.

“Kita tinggal memverifikasi saja,” jelasnya saat dikonfirmasi.

Walaupun begitu, Mahila menghimbau agar masyarakat yang mendapat bantuan tersebut, tidak menjualnya.

“Tadi kami sudah persuasif agar ayamnya tidak dijual. Karena tujuan pemerintah ini adalah untuk mengentas supaya zero stunting di Kabupaten Malang,” pungkasnya. (nif/mzm).