Hukum  

Rekom Pilbup Malang ke Sanusi – Lathifah Nunggu Pleno DPP PDIP

MEMOX.CO.ID – Mulai terang peta politik di kubu Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Bagaimana tidak, yang selama ini Petahana M Sanusi bingung akankah direkom kembali oleh PDIP untuk maju kembali sebagai calon Bupati Malang periode 2024-2029, ternyata dimungkinkan akan mendapatkan rekom.

Hal ini setelah melalui rapat bersama DPD PDIP Jatim Said Abdullah, pada Kamis (1/8/2024) kemarin yang hasilnya memang nama M Sanusi disepakati untuk diusung kembali.

Ketua DPC PDIP Kabupaten Malang Didik Gatot Subroto Jumat (2/8/2024) mengatakan, berdasarkan hasil rapat itu, Said Abdullah, yang juga ketua DPP PDIP kembali mengusung Sanusi.

Bahkan, wakil yang akan mendampingi kader berkepala banteng tersebut, politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lathifah Shohib.

“Pada prinsipnya dari rapat yang sudah dilakukan kemarin memang Pak Said Abdullah, disetujui pasangan Abah Sanusi dan Bu Nyai Lathifah,” katanya.

“Dari kacamata persepektif Pak Said ada berbagai pertimbangan yang melatar belakanginya,” lanjutnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, meskipun hasil rapat kemarin telah menyetujui pasangan Sanusi-Lathifah (SaLaf) yang akan diusung dalam pesta demokrasi lima tahunan di Kabupaten Malang, pria yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Malang ini mengaku, DPP PDIP masih akan menggelar rapat pleno untuk memutuskan secara resmi.

“Memang belum secara resmi, rapat kemarin hanya bagian dari Pulbaket, dan selanjutnya akan diputuskan oleh rapat pleno DPP, bagaimana keputusan DPP kita tunggu saja,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Kabupaten Malang H Kholiq juga mengatakan, dipastikan PKB akan merekomendasikan M Sanusi dan Lathifah Shohib maju dalam Pilkada serentak pada November 2024 mendatang.

Surat rekom PKB itu akan segera turun dalam waktu dekat. “Insyaallah kemungkinan besar ke Pak Sanusi. Tapi belum keluar rekomendasinya. Tapi infonya seperti itu (jatuh ke Sanusi), kemudian infonya Bu Lathifah untuk pasangannya. Tetap mengusung duet Salaf itu, insyaallah,” pungkasnya. (nif).