Embun Beku Bromo, Dibenci Petani Diburu Wisatawan

Embun Beku Bromo, Dibenci Petani Diburu Wisatawan
Embun beku Bromo yang diburu wisatawan. (foto:sty)

MEMOX.CO.ID – Embun beku bromo atau yang terkenal dengan Frozen Bromo, menjadi buruan wisatawan saat berkunjung ke Gunung Bromo di Probolinggo, Jawa Timur. Nyatanya, fenomena yang lazim disebut ‘embun upas’ oleh petani Tengger itu, justru dibenci. Lantaran embun upas yang menempel di daun tanaman, menyebabkan kerusakan serius.

Tanaman yang terkena embun upas, dipastikan mati kering. Para petani pun terancam gagal panen akibat semua tanaman mereka nyaris mati akibat embun es Bromo ini. Kondisi ini kian memperparah dampak buruk berlangsung musim kemarau panjang saat ini.

Embun beku Bromo yang ditunggu wisatawan. (foto;ist)

“Tapi ya bagaimana lagi, sudah risikonya kalau bertani di sini. Kalau kena embun upas tanaman pasti mati. Bisa hidup jika segera disemprot air banyak-banyak, tapi sekarang kan kemarau, jadi tidak mungkin,” ujar Anang Budiono, salah satu petani Tengger, Minggu (08/10/2023).

Baca juga: Manager Photograper Preweding Tersangka Kebakaran Taman Nasional Gunung Bromo

Untuk menghindari kerugian yang lebih besar, para petani di kawasan Gunung Bromo lebih banyak menunggu. Dari pada harus kembali menanam di ladang mereka. Sebab jika dipaksa tetap tanam, maka akan timbul kerugian lebih besar.

Sementara itu, setiap tahunnya, wisatawan yang datang di musim kemarau seperti saat ini, justru memburu keberadaan embun beku itu. Fenomena embun beku itu, bisa ditemui di rerumputan sampai permukaan laut pasir Bromo.

Kemunculan embun beku ini pun dipuja dan menjadi buruan wisatawan saat datang ke Bromo. Karena sensasi yang dihadirkan mampu menghadirkan suasana seolah berada di luar negeri.

“Dua kali datang ke sini, tapi baru kali ini ketemu embun beku atau frozen, indah sekali,” kata salah satu wisatawan, Sony.