Dukung Sistem Keamanan Terpadu Meteor, Pemkot Probolinggo Gelontor Miliaran Rupiah

Kapolda Irjenpol Toni Harmanto didampingi Kapolres AKBP Wadi Sa'bani dan Wali Kota Hadi Zainal Abidin melakukan prosesi peletakan batu pertama pembangunan gedung Sistem Keamanan Terpadu Meteor. (foto:sty)

MEMOX.CO.ID – Menghadapi dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Pemkot Probolinggo jor-joran mengalokasikan anggaran. Anggaran sebesar Rp1,6 miliar digelontorkan untuk sistem keamanan terpadu Meteor, khususnya pembangunan gedung.

Lokasi gedung berada di kompleks Mako Satpol PP, Linmas dan Damkar  Kota Probolinggo, di jalan Panglima Sudirman. Peletakan batu pertama, dilakukan hari ini, Kamis (24/08/2023).

Tak tanggung-tanggung, Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Toni Harmanto, turun langsung melakukan peletakan batu pertama. Sebagai tanda dimulainya pembangunan Gedung sistem keamanan terpadu Meteor.

“Dari 39 wilayah Jawa Timur, baru hitungan jari, kepala daerah yang serius terhadap sistem keamanan terpadu sebagai embrio “Smart City”, salah satunya Kota Probolinggo ini, salut untuk Bapak walikota,” ujar Irjen Pol Toni Harmanto.

Pembangunan gedung Meteor ini, ditargetkan rampung pada awal Desember 2023 mendatang. Perlengkapan dan sarana prasarana pendukung juga sudah disiapkan Pemkot Probolinggo. Anggaran yang disiapkan sebesar Rp3,7 miliar. Berasal dari perubahan APBD 2023.

Piranti pendukung lain pada sistem keamanan terpadu Meteor ini, adalah kendaraan untuk mobilitas polisi RW. Untuk program polisi RW, Pemkot Probolinggo mengganjar dengan pengadaan 200 unit sepeda motor trail yang dibagi menjadi dua tahap.

Tahap pertama, 70 unit sepeda motor bagi polisi RW. Nilainya mencapai Rp.1,6 miliar. Berasal dari P-APBD tahun 2023. Tahap kedua, pengadaan 130 unit sepeda motor. Senilai Rp.3,1 miliar, berasal dari APBD 2024. Sehingga total lengkap 200 unit sepeda motor trail. Penggunaannya, untuk 200 RW se Kota Probolinggo. Sesuai dengan jumlah polisi RW yang bertugas.

“Sinergi antara TNI, Polri dan Pemkot Probolinggo ini diharapkan bisa mendukung stabilitas dan Kondusifitas Kota Probolinggo. Sehingga mendorong terciptanya iklim investasi yang nyaman dan aman,” kata Wali kota Hadi Zainal Abidin.