MEMOX.CO.ID – Satpolairud Polres Bangkalan, Polda Jatim bersama Basarnas Surabaya berhasil melakukan evakuasi terhadap delapan awak kapal yang terombang-ambing di Perairan Utara di Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.
Kapolres Bangkalan AKBP Wiwit Ari Wibisono, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kasatpolairud Polres Bangkalan AKP Djoko Santoso mengatakan jika pada Sabtu kemarin, (25/02/2023), Kapal Tug Boat bernama Capricorn II dengan delapan awak kapal dilaporkan mengalami kandas serta trobel mesin di Perairan Utara Bangkalan pada koordinat 6° 53′ 361″ LS, 112° 53′ 442″ BT.
“Personel kami menuju ke lokasi melalui jalur darat, dikarenakan mempertimbangkan kondisi cuaca di Perairan Utara Jawa tidak memungkinkan untuk menggunakan kapal patroli,” kata AKP Djoko, Minggu (26/2).
Ia menjelaskan, setiba di Polsek Klampis sekira pukul 21.00 WIB, tim dari Satpolairud melakukan koordinasi dengan Polsek Klampis, Koramil Klampis serta Kelompok Nelayan setempat.
“Pada pukul 22.00 WIB kami melakukan pencarian dengan menggunakan dua perahu milik nelayan setempat,” bener AKP Djoko.
Baca Juga : Diawal Tahun 2023, Polres Bangkalan Tangkap 44 Pelaku Tindak Pidana
AKP Djoko mengungkapkan sempat mengalami hambatan selama pencaharian di perairan. Dengan mempertimbangkan adanya kondisi cuaca dan gelombang tinggi yang tidak memungkinkan, akhirnya pada pukul 01.00 WIB personel kembali ke daratan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, pencarian awak kapal ini pun dibantu pula dari Tim Basarnas Surabaya yang turut melakukan pencarian sejak pukul 01.00 WIB.
“Pada pukul 01.00 WIB hingga pukul 03.00 WIB, petugas Basarnas Surabaya juga melakukan upaya pencarian melalui perairan Kecamatan Klampis namun juga tidak menemukan posisi kapal tersebut,” lanjut AKP Djoko.
Tak ingin berhenti disitu saja, lanjut AKP Djoko menambahkan keterangan bahwa pencarian awak kapal menemukan titik terang pada pukul 06.00 WIB.
“Alhamdulillah hari ini (Minggu, 26 Pebruari 2023) sekira pukul 06.00 WIB, tim berhasil melakukan pencarian dan penyelamatan seluruh awak kapal dengan dan segera dibawa ke daratan. Kondisi semua penumpang kapal dalam keadaan sehat,” tutup Djoko. (*)






