MEMOX.CO.ID – Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat di lingkungan pendidikan Kabupaten Sampang menerapkan program double track sebagai upaya menanamkan keterampilan dan potensi siswa untuk menciptakan wirausaha yang dapat memberikan manfaat terhadap lembaga maupun masyarakat.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Sampang, Ali Afandi menyampaikan, seluruh sekolah harus berinovasi untuk memunculkan sesuatu melalui kreativitas tertentu yang dapat diunggulkan dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
“SMA sederajat ada program double track yang dapat dijadikan unggulan. Bahkan, memberikan kesempatan bagi siswa untuk belajar keterampilan supaya setelah lulus mereka dapat memiliki usaha sendiri,” ujarnya, Rabu (1/2/2023).
Pihaknya mengaku terus memotivasi atau mendorong sekolah untuk meningkatkan kreativitas siswa guna mewujudkan kualitas pendidikan agar masuk pada unggulan melalui berbagai keterampilan khusus yang dikembangkan dan diterapkan.
“Kami mendorong sekolah dapat menciptakan potensi siswa masing-masing. Siswa SMA, ada yang dilatih dan membuat batik serta berlatih mengelas untuk membuat suatu produk. Misal, berupa kursi berbahan besi yang dirakit dengan cara dilas,” lanjutnya.
Menurutnya, ada beberapa sekolah yang menerapkan double track. Namun, banyak sekolah yang belum melaporkan jika dapat menerapkan program double track, teruma sekolah swasta.
Rata-rata, sekolah menerapkan program double track dilakukan secara mandiri. Pihaknya tidak memberikan rekomendasi tertentu terhadap sekolah dalam hal mengembangkan keterampilan dan potensi melalui program double track.






