MEMOX.CO.ID – Hingga sepekan kedepan, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan wilayah Jawa Timur sedang berada di puncak musim penghujan dan betpotensi mengalami cuaca yang cukup ekstrem. Dari hal itulah banyak masyarakat yang dihimbau agar selalu waspada terlebih akhir-akhir ini di Kota Batu sering terjadi angin kencang.
Kepala BPBD Kota Batu Agung Sedayu menyampaikan puncak musim penghujan di Kota Batu terdapat tiga jenis bencana hidrometeorologi yang berpotensi terjadi di Kota Batu yakni banjir, tanah longsor dan cuaca ekstrem atau angin kencang. “Potensi tertinggi bencana alam saat puncak musim penghujan di Kota Batu adalah tanah longsor. Ini sesuai letak topografi Kota Batu yang ada di wilayah perbukitan. Pemicu dari tanah longsor itu sendiri adalah intensitas hujan tinggi,” katanya Minggu kemarin (29/1/2023).
Untuk itu, ia mengaku sampai saat ini berupaya mengantisipasi besarnya kerugian akibat bencana alam dengan melakukan berbagai tindakan dari koordinasi awal, apel gelar pasukan dan lainnya dan bertujuan agar menghasilkan respon time yang cepat saat terjadi peristiwa bencana alam. Terlebih selain tanah longsor, potensi terjadinya angin kencang juga cukup menghantui seperti yang erjadi saat malam pergantian tahun lalu dengan total 12 pohon tumbang.
Untuk bencana alam banjir sendiri, menurut Agung ada dua macam jenis banjir yang terjadi di Kota Batu yakni banjir genangan akibat saluran drainase tak mampu menampung debit air dan banjir bandang. “Banjir bandang pernah terjadi di Desa Bulukerto, Kota Batu tahun 2021 lalu. Sedangkan untuk banjir genangan, biasanya terjadi di Beru, Banaran dan Torongrejo,” urainya.
Oleh sebab itu, dalam melakukan penanganan bencana pihaknya membagi ke dalam tiga fase. Yakni kesiapsiagaan, mitigasi dan EWS. Selain itu pihaknya juga telah menambah jumlah personel dua kali lipat dari sebelumnya, serta melakukan pembersihan bendungan alam di Curah Krecek, Desa Tulungrejo yang berpotensi menyebabkan banjir bandang.
Agung menambahkan sepanjang tahun 2022 lalu, total bencana yang terjadi di Kota Batu ada sebanyak 203 bencana dan musibah dengan rincian 27 bencana banjir, 111 tanah longsor, 3 tanah ambles, 23 cuaca ekstrem atau angin kencang, 2 gerakan tanah dan 1 angin puting beliung. “Kemudian untuk musibah totalnya ada 36 kejadian. Yakni 16 musibah pohon tumbang, 11 kebakaran bangunan, 5 bangunan rubuh, 3 atap dinding rubuh dan 1 kecelakaan,” tandasnya. (rul)






