Kota Malang, Memox.co.id – Komandan Korem 083/Bdj Kolonel Inf Yudhi Prasetiyo, S.I.P mengikuti vidcon bersama Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan di Ruang Puskodal Makorem 083/Bdj Kota Malang, Sabtu (28/05/2022).
Dalam vidcon tersebut membahas tentang Penekanan harga minyak goreng (Migor) curah di pasaran sesuai HET (Harga Eceran Tertinggi) yang ditetapkan pemerintah pusat.
Dalam arahannya, Menko Marves Luhut meminta kepada seluruh Pangdam, Danrem, dan stakeholder serta jajaran lainnya agar mengecek dan menekan harga minyak goreng curah di pasaran sesuai HET yang ditetapkan pemerintah.
Luhut juga menjelaskan, hingga kini, harga minyak goreng curah di pasar-pasar maupun pusat perbelanjaan masih belum sesuai HET dan menjadi perhatian pemerintah. Semua stakeholder harus bekerja sama di masing-masing wilayah untuk terus melaksanakan imbauan.
“Termasuk sosialisasi dan sidak ke pasar-pasar dan distributor minyak goreng curah di pasar dan distributor maupun pengecer untuk menekan harga minyak goreng curah sesuai harga yang ditetapkan pemerintah,” ujarnya.
Seperti yang terlihat pada pelaksanaan pemantauan dan sidak, harga minyak goreng curah di pasaran rata-rata masih belum sesuai dengan HET yang ditetapkan oleh pemerintah yaitu Rp 14.000/liter.
Dalam vidcon, Menteri Marves menekankan kepada peserta vidcon agar terus menerus memberikan imbauan, sosialisasi, dan pemantauan harga migor secara massif kepada distributor, pengecer maupun penjual agar harga migor sesuai HET yang ditetapkan pemerintah.
Untuk mewujudkan harga migor sesuai harga yang ditetapkan pemerintah, semua satgas maupun stakeholder agar terus memantau dan mengimbau pihak distributor dan pengecer untuk bisa menjual minyak goreng curah sampai pada konsumen masyarakat dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah.
“Tindak tegas kalau ada oknum yang menyalahgunakan atau menimbun migor untuk keuntungan pribadi,” tegasnya. (fik)






