Malang, Memox.co.id -Jajaran Kepolisian Polres Malang Kota bersama anggota TNI AD dari Kodim 0833/Kota Malang mengintesifkan patroli terhadap gerakan masyarakat atau People Power yang ingin berangkat ke Jakarta, Senin (20/05/19).
Kegiatan patroli dengan melakasanakan pemeriksaan kendaraan penumpang umum maupun pribadi digelar di beberapa tempat seperti perbatasan kota, terminal bus dan stasiun kereta api. Dalam upaya penyekatan gerakan People Power yang akan dilaksanakan pada hari Rabu 22 Mei 2019.

Kepada Memox.co.id Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri S.I.K.MH menegaskan, “Kegiatan Patroli terhadap pergerakan masyarakat akan terus berlangsung hingga hari H termasuk pemeriksaan barang bawaan penumpang.”
Kapolres Malang Kota menghimbau, sebaiknya kita tunggu saja hasil dari KPU tidak udah turun kejalan dengan melaksanakan aksi people power.
Giat ini merupakan aksi inkonstitusional people power. Apabila masyarakat tidak puas mengenai sengketa pemilu silahkan ikuti jalur hukum yang ada lewat MK (Mahkamah Konstitusi ).
“Masyarakat Kota Malang jangan risau kegiatan yang sedang kita lakukan ini . Semua ini demi Kota Malang agar senantiasa kondusif, baik pasca Pemilu maupun perhitungan suara Pemilu oleh KPU tanggal 22 Mei 2019 nanti,” terangnya. (fik)






