Presiden RI: Kepala Daerah Harap Tenang dan Tidak Panik

VIRTUAL: Forpimda Kabupaten Lumajang saat mengikuti arahan Presiden Jokowi secara virtual.

Lumajang, Memox.co.id – Forpimda Kabupaten Lumajang ikuti arahan Presiden RI Joko Widodo tentang penanganan Covid-19 secara virtual. Bertempat di Ruang Mahameru Kantor Bupati Lumajang, Senin (08/02/22).

Penanganan Pandemi Covid-19 secara virtual bersama Presiden RI Joko Widodo diikuti Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, didampingi Dandim 0821/Lumajang Letkol. Inf. Andi Andriyanto Wibowo beserta Kapolres Lumajang, AKBP Eka Yekti Hananto Seno.

Dalam arahannya, Presiden RI Joko Widodo menyampaikan, di tahun 2022 Pandemi Covid-19 masih belum sepenuhnya berakhir. Hal itu terbukti dengan adanya virus varian baru yakni Omicron, yang mulai melanda di sebagian daerah di Indonesia. “Memasuki tahun 2022, kita menghadapi varian Omicron yang penularannya lebih cepat dari varian Delta,” ungkapnya.

ARAHAN: Presiden RI Joko Widodo saat memberikan arahan terkait Covid-19 secara virtual.

Presiden Joko Widodo juga mengungkapkan, terdapat beberapa kasus Omicron di tingkat Jawa dan Bali. Namun tingkat rawat penggunaan ICU masih rendah serta kematian juga sangat rendah. Oleh sebab itu, kepada seluruh Forkopimda untuk segera menyiapkan segala kebutuhan dalam menghadapi gelombang virus Omicron. “Semuanya harus siap, mulai dari manajemen detail, rumah sakit, oksigen dan obat-obatan juga disiapkan,” ungkapnya.

Disampaikan, kunci penanganan virus Omicron ada dua. Pertama vaksinasi dipercepat dan kedua meningkatkan protokol kesehatan, utamanya mengenakan masker. Presiden Jokowi juga berpesan kepada seluruh kepala daerah untuk tetap tenang tidak perlu panik namun tetap waspada.

“Tidak usah terlalu panik. Masyarakat diberikan penjelasan dengan ketenangan, tetapi manajemen penanganan lapangan betul-betul dikerjakan sebaik-baiknya,” imbuhnya. (din/mzm)