Kronologi Kecelakaan Maut Tewaskan Vanessa Angel dan Suaminya di Tol Jombang

Kronologi Kecelakaan Maut Tewaskan Vanessa Angel dan Suaminya di Tol Jombang
TKP: Anggota Kepolisian saat berada di TKP kilometer 672+300/ A ruas Tol Jomo, Jombang-Mojokerto.

Jombang, Memox.co.id –  Peristiwa kecelakaan tunggal kendaraan Pajero Putih di kilometer 672+300/ A ruas Tol Jomo, Jombang-Mojokerto, Kamis (04/11/2021) sekitar pukul 12.36 WIB, menewaskan artis ibu kota, Vanessa Angel dan suaminya Febri Andriansyah.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jatim Kombes Latif Usman, menjelaskan dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), bahwa kendaraan Pajero Putih dengan Nopol B 1264 BJU melaju dari Jakarta menuju ke Surabaya di KM 672+300 kendaraan mengalami oleng ke kiri dan menabrak pembatas jalan berupa beton dan terlempar ke jalur cepat sejauh 30 meter.

Kendaraan tersebut, ditumpangi oleh lima orang antara lain Febri Andriansyah, warga Kembangan RT 16/03 Jakarta Barat, Vanesa Adzania /Vanessa Angel (28) warga Jl Diamond 1 RT 016/003, Kembangan Jakarta Barat, Siska Lorensa, alamat Nanggerang RT 04/08 Cililin Bandung Barat, Balita serta seorang penumpang lain, ditemukan berhenti dan ringsek di sisi kiri depan di ruas tol jalur cepat Jombang – Mojokerto.

Baca juga: Sopir Honda Jazz ‘Ndelereng’ Akibatkan Nyawa Seseorang Melayang

“Jenazah yang ditemukan di luar itu Vanessa Angel, sekitar 3 meter dari kendaraan. Sedangkan suami berada di dalam menggunakan seatbelt, karena yang paling parah disebelah kiri,” kata Dirlantas Polda Jatim, Kombes Latif Usman, Kamis (4/11) sore.

Sedangkan untuk sopir dan penumpang lainnya yaitu asisten pembantu dan anaknya sehat semuanya. Namun anaknya mengalami luka memar mata sebelah kiri. Menurut hasil analisa petugas sementara, penyebab kecelakaan tunggal itu, diduga disebabkan pengemudi kurang konsentrasi atau mengantuk. 

Baca juga: Mahasiswa Asal Pare Nyambi Jadi Pengedar Pil Dobel L

“Kalau dilihat dari kondisi kerusakan mobil diperkirakan mobil melaju dengan kecepatan lebih dari 100 kilometer/jam. Tapi nanti kita bekerjasama dengan jalan tol akan kita lihat pergerakan dari barat akan kita ketahui,” lanjutnya.

Sementara itu, sampai saat ini belum ada pemeriksaan driver (sopir). “Saat ini masih memberikan bantuan Psikologi terlebih dahulu dan jika sudah tenang baru kita lakukan pemeriksaan,” pungkasnya. (fik)