Pasuruan, Memox.co.id – Karyawan pabrik pupuk dibuat kaget, Muhammad Muzzayen (18), warga Krajan, Desa Tambaksari, Kecamatan Kraton, berakhir tragis.
Pemuda yang menjadi buruh di pabrik pupuk ini tewas mendadak, setelah membersihkan pipa pabrik tempatnya bekerja.
Insiden memilukan itu menimpa korban, Rabu pagi (3/11). Ketika itu, korban sedang mendapat tugas untuk bersih-bersih pipa produksi milik perusahaan, PT Ang Putra di Mojoparon, Kecamatan Rembang.
Korban bersama dua rekannya saat bersih-bersih itulah, tiba-tiba korban berteriak. Ia pun tergeletak. Nafasnya terngah-engah. Sampai kemudian mendadak pingsan.
Teman-teman korban kemudian melapor ke pihak perusahaan. Upaya untuk menyelamatkan korban sia-sia. Karena saat ambulan tiba, korban telah meregang nyawa.
Kapolsek Rembang, AKP Pudjianto mengungkapkan, korban meninggal di lokasi kejadian. Pihaknya pun masih melakukan penyelidikan apa yang menjadi penyebab kematian korban. Apakah karena faktor sengatan listrik. Atau serangan jantung yang menimpanya.
“Kejadiannya pukul 09.00. Kami masih menunggu hasil visum dari rumah sakit,” bebernya.
Menurut AKP Pudjianto, korban dilarikan ke RSUD Bangil untuk mendapatkan penanganan. Dari pemeriksaan sementara, pihaknya tak menemukan bekas luka seperti luka bakar imbas sengatan listrik pada korban.
“Tangannya memang kotor. Sehingga,belum bisa dicek apakah ada sengatan listrik atau bagaimana,” jelasnya. (rif/mzm)






