Situbondo, Memox.co.id – Pemkab Situbondo lakukan percepatan vaksinasi covid 19 terhadap masyarakat yang masih cukup rendah, yaitu hanya 20% dari target 70% dari jumlah penduduk Situbondo. Untuk mempercepat, Pemkan saat ini telah mencanangkan vaksinasi terhadap pelajar SLTP/SLTA/Madrasah atau sederajat yang dipusatkan di aula SMAN 2 Situbondo, Senin (26/07/2021).
Diharapkan melalui pelajar, cakupan vaksinasi di Situbondo akan semakin banyak dan memenuhi target. Siswa SMAN 2 Situbondo mulai menerima vaksinasi Covid-19 ada 1086 siswa yang menjadi sasaran vaksinasi pelajar. Vaksinasi akan berlangsung hingga 4 hari kedepan (Kamis, 29 Juli 2021).
Baca juga: Bupati Situbondo Launching Penyaluran BST untuk 39.966 KPM
Bupati Karna Suswandi mengatakan, pelajar ini merupakan pioner yang mampu mensosialisasikan, minimal dilingkungan keluarga dan lingkungan tetangga rumahnya pentingnya vaksinasi.
“Angka kasus kematian karena Covid 19 sebanyak 505 orang, 494 diantaranya belum divaksin, selebihnya 11 orang sudah divaksin, jadi orang yang sudah divaksin ada kekebalan melawan virus covid 19,” ujar Bupati Karna Suswandi saat menghadiri pencanangan vaksinasi covid 19 bagi pelajar di SMAN 2 Situbondo.
Bung Karna menambahkan, sebanyak 97 persen angka kematian karena Covid 19 adalah mereka yang belum divaksin, sedangkan 2 persen sudah divaksin. “Nanti kita akan lakukan juga disekolah tingkat SLTP dan SLTA/Madrasah Aliyah sederajat hingga didaerah pelosok,” imbuhnya
Lanjutnya, vaksinasi pelajar ini adalah salah satu upaya mempercepat pencapaian herd immunity atau kekebalan kelompok. Khususnya, di kalangan pelajar SMA dan Madrasah di Kota Situbondo, sehingga bisa terhindar dari Covid-19 dan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) bisa dilaksanakan.
Vaksinasi pelajar terselenggara, salah satunya berkat kolaborasi Pemkab Situbondo dengan Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur wilayah kerja Bondowoso, Situbondo dan Dinas Pendidikan Kabupaten Situbondo bersama Dinas Kesehatan Situbondo.
Selain di SMAN 2 Situbondo, Pemkab juga akan melaksanakannya di SMA lain, di antaranya, di Madrasah Aliyah yang ada di Situbondo. Untuk pelaksanaan di SMAN 2 Situbondo dengan target 50 siswa SMP dan 50 siswa SMA.
Kacabdin Pendidikan Jatim wilayan Bondowoso – Situbondo, Sugiono Eksantoso mengatakakan, selain vaksinasi bagi siswa pelajar SLTA/MA , pihaknya juga melaksanakan vaksinasi bagi tenaga pendidik (guru) semuanya tanpa terkecuali.
“Dikhususkan untuk siswa yang belum terdaftar untuk vaksin atau belum melaksanakan vaksin dan kita juga dalam rangka mempercapat program vaksinasi oleh Pemerintah,” pungkasnya.
Sementara itu, salah satu penerima vaksin, Daniel, kelas X Mipa mengaku mau divaksin karena ingin terhindar dari Covid-19 dan bersekolah seperti sedia kala. “Biar terhindar dari virus, biar bisa tatap muka lagi,” tutur siswa SMAN 2 Situbondo itu. (her/mzm)






