Bondowoso, Memox.co.id – Pemkab Bondowoso terus mengupayakan SDM Pemerintah Desa agar bisa menjalankan Tupoksinya diera digital ini. Melalui Sosialisasi Pembina Teknis Pemerintahan Desa (PTPD).
Bupati Bondowoso, Drs. KH. Salwa Arifin mengatakan, Pembelajaran Mandiri Aparatur Desa (PMAD) adalah peningkatan kapasitas SDM Pemerintah Desa dalam era digitalisasi ini.
“Agar dalam menjalankan tugasnya, Kepala Desa yang dibantu Perangkat Desa bisa menghadapi tantangan dan mampu bekerja secara efektif, efisien, dan responsif,” kata Kyai Salwa, sapaan Bupati Bondowoso.
Pengasuh PP Mambaul Ulum Tangsel Wetan Kecamatan Wonosari ini menambahkan, Pemerintah Desa harus mengalokasikan 8% dari anggarannya untuk kebutuhan Protkes (Protokol Kesehatan).
Dikatakan, Bondowoso saat ini berstatus oranye dengan munculnya klaster baru di Desa Bandelan Pal 9 Kecamatan Binakal. Maka PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Mikro aggarannya harus di support oleh Pemerintah Desa.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Hj. Haeriyah Yuliati, S.Sos, MM mengatakan, Pemerintah harus mengalokasikan 8% dari Dana Desa (DD) untuk kegiatan PPKM.
“DD 8 % tersebut bisa digunakan untuk pembelian APD (Alat Pelindung Diri) dan oprasional PPKM Mikro di desa. Seluruh ihtiar tersebut sebagai upaya pencegahan penularan Covid 19,” kata Her, sapaannya. (sam/hen/mzm)






