Dandim 0818 Apresiasi Inovasi Pelayanan Publik ‘Pak Tarso’

BINGKISAN: Dandim 0818, Letkol Inf Yusuf saat memberikan bingkisan kepada masyarakat sekitar Kecamatan Wajak.
BINGKISAN: Dandim 0818, Letkol Inf Yusuf saat memberikan bingkisan kepada masyarakat sekitar Kecamatan Wajak.

Malang, Memox.co.id – Komandan Kodim 0818/Malang-Batu, Letkol Inf Yusub Dody Sandra, S.I.P., M.I.Pol., mengikuti acara Launching Inovasi Pelayanan Publik ‘Pak Tarso’ (Pelayanan Kecamatan Diantar Ke Deso) bertempat di Pendopo Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, Rabu (10/03/2021).

Kegiatan ini juga dihadiri Bupati Malang Drs. H. Sanusi serta Muspika Kecamatan Wajak. Dengan hadirnya layanan inovasi ini diharapkan bisa membantu warga dalam pengurusan administrasi seperti KTP dan KK tanpa harus perlu ke Kantor Kecamatan.

Selain itu juga dilaksanakan pemberian bingkisan kepada warga oleh Forkompinda. Hal ini sebagai wujud kepedulian dan dukungan pemerintah dalam pelaksanaan kegiatan ini demi kesejahteraan warga Kabupaten Malang, khususnya bagi warga Kecamatan Wajak.

FOTO BERSAMA: Dandim 0818, Letkol Inf Yusuf dan Bupati Malang Sanusi berfoto bersama petugas Kacamata Wajak.

Kegiatan ini tidak berhenti disitu, Forkompinda melanjutkan kunjungannya ke Kampung Tangguh Semeru (PPKM Mikro) di Desa Codo serta tempat Wisata Da’Boekit Kopirejo dan wisata pemancingan Ronggowasito Desa Ngembal.

“Tempat wisata di Kabupaten Malang cukup banyak, dan perlu kita kembangkan, agar para wisatawan bisa puas dan senang, tentunya semua tempat wisata tersebut harus tetap menggunakan dan mematuhi protokol kesehatan covid 19 selama pandemik ini,” ujar Bupati Malang Sanusi.

Disela-sela kegiatan tersebut Dandim 0818 Letkol Inf Yusuf menyampaikan apresiasi atas adanya aplikasi layanan publik ‘Pak Tarso’ Kecamatan Wajak.

“Saya sangat mengapresiasi adanya program ini, dengan berbagai aplikasi yang dikembangkan dan diluncurkan oleh Kecamatan Wajak tersebut, masyarakat akan dapat lebih mudah dalam mengurus administrasi dan mendapatkan pelayanan yang baik dari pihak kecamatan,” jelasnya. (fik)