Hukum  

Bupati Berharap Santri Menjadi Inovator Dalam Era Globalisasi

Bondowoso, Memo X

Kelompok Santri Tani Milineal (KSTM) telah dilaunching oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP). Ratusan santri dari lima kabupaten, Sabtu (6/4/2029), memadati Pendopo Kabupaten Bondowoso. KSTM tersebut berasal dari Kabupaten Bondowoso, Jember, Lumajang, Situbondo dan Banyuwangi. Bupati Bondowoso, Drs. KH. Salwa Arifin berharap, para santri yang tergabung dalam KSTM, DAPAT menangkap peluang dan menjadi inovator di bidang usaha pertanian dalam pasar global saat ini. “Saya berharap. Santri di jaman now menjadi inovator dalam segala bidang, hususnya dalam budang pertanian. Kalau bisa menciptakan lapangan kerja”, kata Kyai Salwa, panggilan Bupati Bondowoso. Pengasuh PP Mambaul Ulum Tangsel Wetan Kecamatan Wonosari ini memberikan apresiasi pada KSTM yang telah menyelenggarakan kegiatan di Bondowoso. Diharapkan KSTM membantu Pemkab Bondowoso dalam menjalankan Program Melesat di tengah kondisi ekonomi yang masih rendah. Dijelaskan, tingkat kemiskinan di Bondowoso saat ini masih di level sekitar 14 persen dan tingginya angka pengagguran. Kyai Salwa berterima kasih kepada KSTM, mudah-mudahan bisa mengangkat Bondowoso menjadi kabupaten melesat. Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala BPPSDMP Kementan RI, Momon Rusmono, Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian Malang, Bambang Sudarmanto dan Dandim 0822 Bondowoso, Letkol Inf. Tarmudji, S.Ag. Untuk diketahui, Kementrian Pertanian melaunching KSTM. Kegiatan ini merupakan salah satu terobosan yang dilakukan Kementan RI dalam menumbuh kembangkan dan membangun sumber daya manusia pertanian, khususnya peningkatan minat generasi muda.(sam)