Malang, MEMOXC.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang, menyiapkan 8.084 alat bantu braille untuk tuna netra pada Pilkada 2024. Alat bantu tuna netra (ABTN) ini akan tersebar di 4.042 tempat pemungutan suara (TPS) se-Kabupaten Malang.
Komisioner KPU Kabupaten Malang Mahaendra Pramudya Mahardika mengatakan, masing-masing TPS nantinya terdapat satu template braille untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur (Jatim) dan satu template braille untuk Pemilihan Bupati (Pilbup) Kabupaten Malang.
“Untuk ABTN jumlahnya satu untuk Pilgub dan satu untuk Pilbup,” katanya.
Aalat bantu braille itu nantinya, akan ditempel di surat suara yang kemudian di dalamnya mengandung informasi tentang calon yang akan dipilih. ABTN ini khusus diperuntukkan untuk tuna netra karena ia tidak bisa melihat.
Dengan alat bantu braille ini, Dika sapaan akrabnya Marhaendra Pramudya Mahardika berharap, disabilitas tuna netra bisa membacanya dan menentukan pilihannya pada Pilkada 2024 ini.
Lebih lanjut ia menegaskan, namun yang menjadi catatan adalah, tidak semua tuna netra ini bisa membaca braille. Kendati dengan demikian, para tuna netra bisa menunjuk petugas Panitia Pemungutan Suara (PPS), atau menunjuk keluarganya sebagai pendamping.
“Pendamping itu akan menandatangani surat pernyataan pendamping yang isinya tidak boleh membicarakan atau menyampaikan pilihan dari pemilih tersebut,” katanya.
Lebih lanjut pria yang menjabat sebagai Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (SDM) KPU Kabupaten Malang ini melanjutkan, di Kabupaten Malang sendiri, ada 885 tuna netra yang tersebar di seluruh Kabupaten Malang.
Dari jumlah itu, terbanyak berada di Kecamatan Poncokusumo, yakni 53 pemilih, kemudian Kecamatan Singosari 52 pemilih dan terakhir Kecamatan Turen 44 pemilih kategori tuna netra.
“Totalnya pemilih tuna netra 885 yang tersebar di wilayah Kabupaten Malang,” pungkasnya. (nif).






