5 Kecamatan di Kabupaten Malang Masuk Daerah Rawan Geografis Saat Pilkada 2024

FT. Wakapolres Malang Kompol Imam Mustolih
FT. Wakapolres Malang Kompol Imam Mustolih

Malang, MEMOX.CO.ID – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, tinggal menghitung hari lagi. Beberapa kesiapan sudah dilakukan dengan berkolaborasi lintas sektor. Dari Polres Malang misalnya, ia telah mencatat ada lima kecamatan masuk klasifikasi daerah rawan secara geografis di Kabupaten Malang.

Seperti yang disampaikan Wakapolres Malang, Kompol Imam Mustolih menyebut, lima daerah rawan geografis tersebut tersebar di Kecamatan Ampelgading, Bantur, Pagak, Singosari, dan Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang.

“Maka kita lakukan pengamanan logistik Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Bupati dan Wakil Bupati Malang nantinya,” katanya.

Ia menambahkan, Polres Malang telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait dalam rangka mengamankan jalannya Pilkada 2024. Termasuk dalam rangka mengantisipasi kerawanan geografis yang berpotensi terjadi saat serangkaian penyelenggaraan Pilkada di Kabupaten Malang.

Sebab, jumlah DPT (Daftar Pemilih Tetap) di Kabupaten Malang yang mencapai lebih dari 2 juta, ini tentu memerlukan kolaborasi bersama antara stakeholder-stakeholder.

“Secara administratif, di Kabupaten Malang terdiri dari 33 kecamatan. Sementara yang ada di bawah daerah hukum Polres Malang ada 30 kecamatan,” katanya.

Dari 30 kecamatan yang masuk wilayah hukum Polres Malang tersebut, tersebar 361 desa dan 3.782 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang wajib ia amankan.

“Jadi kami klasifikasikan, di 3.775 TPS kurang rawan, sedangkan di tujuh TPS masuk dalam klasifikasi rawan,” tuturnya.

Tujuh TPS rawan secara geografis tersebut, tersebar di lima kecamatan. Yakni terdiri dari Kecamatan Ampelgading, Bantur, Pagak, Singosari, dan Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang. Hal itu disebabkan karena fluktuasi perkembangan cuaca yang terjadi saat ini.

“Di mana, anomali cuaca berpotensi mengakibatkan terjadinya bencana hidrometeorologi yang sangat tinggi. Maka Polres Malang telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak dalam rangka mengamankan jalannya Pilkada 2024,” pungkasnya. (nif).