3 Pasar Tradisional Kota Malang Gagal Direvitalisasi

Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika
Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika

MEMOX.CO.ID – Revitalisasi dan relokasi tiga pasar tradisional yakni Pasar Besar Kota Malang, Pasar Blimbing, dan Pasar Gadang dimulai tahun 2024, dipastikan gagal. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika.

Ketua DPRD Kota Malang sekaligus Ketua Badan Anggaran (Banggar), I Made Riandiana Kartika memastikan bahwa tidak ada pembangunan dan relokasi tiga Pasar Besar Kota Malang tahun 2024 mendatang.

“Belum dapat diagendakan pada tahun 2024. Karena saya selaku ketua banggar sudah memanggil Dinas pasar, ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), ternyata belum ada kejelasan terkait bantuan APBN untuk 3 pasar besar.”ujarnya

Sehingga dipastikan tahun 2024 tidak ada agenda revitalisasi dan relokasi apapun terkait  tiga pasar tradisional itu. Ini telah menjawab keresahan masyarakat, bahwa tidak ada pembongkaran, tidak ada relokasi pasar besar karena anggarannya tidak ada untuk itu.

Made mengatakan jika revitalisasi pasar besar dilakukan maka membutuhkan anggaran 10 miliar. Ia berpendapat jika tahun 2024 ini tida proyek besar di Kota Malang. Akan tetapi di tahun 2024 ini banyak pengerjaan yang sifatnya untuk kepentingan masyarakat, seperti pengendalian dan pengurangan kemiskinan serta pengendalian inflasi.

“Kalau untuk revitalisasi dan relokasi dibutuhkan sekitar 10 miliar. Tapi ini tidak ada anggaran. Kita lihat di 2024 tidak ada peoyek besar.  Banyak sekarang yang mengarah pada pengerjaan yg sifatnya untuk kepentingan masyarakat terutama pengendalian pengurangan kemiskinan dan  pengendalian inflas,”tungkas Made.

Pihaknya mengaku jika belum ada kejelasan terkait APBN yang digunakan untuk revitalisasi dan relokasi tiga pasar besar Kota Malang. Ia meminta Pj Wali Kota Malang segera melakukan koordinasi dengan Pekerja Umum Pusat.

“Belum ada kejelasan makanya kami meminta Pj Wali Kota Malang segera koordinasi dengan PU pusat, karena usulan dari kemendag sudah ada tapi belum ada tindak lanjut,”serunya. Lebih lanjut, Made meminta kepada komisi B selaku pansus pasar untuk mengecek anggaran pembangunan pasar di PU, akan tetapi nihil. Sehingga pihaknya tidak menganggarkan untuk revitalisasi dan relokasi tiga pasar tradisional itu. (fat/man)