Hukum  

27 Peserta Magang Kemenaker Dapat Arahan Kalapas Malang, Jaga Selalu Etika Dalam Bertugas

ARAHAN: Kalapas Kelas I Malang, Teguh Pamuji saat memberikan arahan pada apel pagi.

MEMOX.CO.ID – Kepala Lapas Kelas I Malang, Teguh Pamuji, memimpin apel pagi dengan penuh khidmat diikuti 27 peserta magang Kemenaker, Kamis (04/12/2025).

Dalam amanatnya Teguh menyampaikan pesan penting kepada seluruh peserta apel, khususnya 27 peserta program magang Kemenaker yang saat ini sedang bertugas di lingkungan Lapas.

Kalapas menegaskan bahwa Lapas Kelas I Malang telah menyandang predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Predikat tersebut, menurutnya, merupakan bentuk kepercayaan sekaligus amanah besar yang harus dipertahankan dengan kerja keras dan komitmen bersama. Suasana apel berlangsung tertib dan penuh perhatian dari seluruh peserta.

Pada kesempatan tersebut, Kalapas menekankan peran strategis peserta magang dalam mendukung percepatan birokrasi yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel. Beliau mengajak seluruh peserta magang untuk menyesuaikan diri dengan budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan publik.

“Saya berharap kalian mampu mengambil peran sebagai pelayan masyarakat yang sesungguhnya dan menunjukkan integritas dalam setiap tindakan,” ujar Kalapas Teguh Pamuji.

Beliau juga menegaskan bahwa pembelajaran saat magang tidak hanya soal pengetahuan teknis, tetapi juga tentang karakter dan etika dalam menjalankan tugas. Para peserta terlihat antusias menerima arahan tersebut.

Lebih lanjut, Kalapas menyampaikan bahwa peserta magang memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak pelayanan prima di lingkungan Lapas Kelas I Malang. Beliau menegaskan bahwa setiap tindakan positif dari peserta magang dapat menjadi bagian dari upaya besar mempertahankan Zona Integritas.

“Kalian adalah bagian dari wajah pelayanan Lapas, teruslah bergerak, berinovasi, dan menjaga standar kinerja terbaik.

Mari satukan tekat dan Langkah guna mempertahankan zona integritas dan memberikan dampak nyata untuk Masyarakat,” tutur beliau.

Arahan ini menjadi penyemangat bagi para peserta untuk memberikan kontribusi terbaik selama masa magang. Dengan komitmen tersebut, Lapas Malang berharap capaian WBK dan WBBM dapat terus dipertahankan melalui pelayanan yang semakin berkualitas dan berintegritas. (fik/lps)