Situbondo, Memox.co.id – Satgas penanganan Covid-19 Kabupaten Situbondo, terpaksa menutup sementara layanan kesehatan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo Jawa Timur, Selasa (22/06/2021) siang.
Hal tersebut akibat semakin meningkatnya jumlah pasien yang terpapar Covid-19, ironisnya sebanyak 15 orang tenaga kesehatan (Nakes) yang juga terpapar Corona virus Disease (Covid-19).
Seperti diberitakan sebelumnya, hanya UGD dan rawat inap yang ditutup sementara dan untuk pasien rawat jalan tetap dilakukan pelayanan, karena ada delapan tenaga medis yang dinyatakan positif Covid-19.
“Berdasarkan hasil koordinasi dengan Pak Sekdakab, agar segera menutup sementara semua layanan kesehatan di Puskesmas Banyuputih, mulai kemarin hingga pekan depan,” ucap Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo, Dwi Herman Susilo kepada wartawan Memo X, Selasa (22/06) siang.
Menurut Dwi panggilan akrabnya Plt. Kadinkes itu, penutupan sementara secara total layanan di Puskesmas Banyuputih itu terpaksa dilakukan karena ada tambahan tujuh orang tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19.
“Sementara sebelumnya sudah ada delapan tenaga medis yang terpapar dan hingga saat ini total jumlahnya ada 15 tenaga medis di Puskesmas Banyuputih dinyatakan terpapar Corona virus Disease (Covid-19),” ujarnya.
Ditambahkan dia, supaya tetap bisa memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, maka selama Puskesmas Banyuputih ditutup sementara. Semua layanan kesehatan dialihkan ke Puskesmas pembantu (Pustu) di Desa Sumberanyar.
“Agar semua layanan lebih efektif dan untuk memastikan bahwa benar-benar steril, kami alihkan ke Pustu dulu. Sebab, Puskesmas Banyuputih kami tutup total,” pungkasnya. (im/mzm)






