11 Orang Diperiksa, Polres Batu Pastikan Diklat Silat Pagar Nusa Digelar Tanpa Izin

49
0
11 Orang Diperiksa, Polres Batu Pastikan Diklat Silat Pagar Nusa Digelar Tanpa Izin
KETERANGAN: Kapolres Batu AKBP Catur C Wibowo, S.I.K., M.H saat memberikan keterangan kepada awak media.

Kota Batu, Memox.co.id – Kapolres Batu, AKBP Catur C Wibowo, S.I.K., M.H didampingi Kasat Reskrim AKP Jeifson Sitorus menerangkan kegiatan diklat silat Pagar Nusa digelar tanpa ada izin dari siapapun, baik itu kepolisian, universitas maupun Satgas Covid-19 .

Hal tersebut disampaikan AKBP Catur Wibowo saat memberikan keterangan kepada awak media terkait kasus meninggalnya dua mahasiswa UIN Maliki Malang dalam kegiatan Diklat Pencak Silat Pagar Nusa di Coban Rais pada, Jumat hingga Minggu (05-07/03/2021).

“Benar ada dua mahasiswa yang meninggal. Pertama dibawa ke Puksesmas Karang Ploso dan kedua di RS Karsa Husada. Ada 11 orang kita minta keterangan dalam penyelidikan. Kegiatan ini di luar sepengetahuan dan izin semua pihak,” tegas AKBP Catur C Wibowo, Senin (08/03).

Ia menyebut, pihaknya tengah mendalami adanya dugaan kekerasan dan unsur pidana dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, dari keterangan pihak RS Karsa Husada dan puskesmas, diketahui kedua mahasiswa telah meninggal sebelum datang.

“Itu keterangan petugas RS dan puksesmas waktu dilarikan ke sana, keduanya memang sudah meninggal. Nanti bila ada perkembangan kasus ini akan kita sampaikan,” lanjutnya.

Kasatreskrim Polres Batu, AKP Jeifson Sitorus menambahkan kronologis kematian kedua mahasiswa pada hari Sabtu (6/3). Peserta yang berjumlah 41 mahasiswa itu dibawa ke depan Predator Fun Park (PFP) Tlekung menggunakan angkutan umum salah satu SMK di Karang Ploso, Kabupaten Malang.

“Ada satu mahasiswa lemas dan pingsan, kemudian dibawa ke puskesmas. Tak berselang lama, satu mahasiswa lagi lemas dan dilarikan ke RS,” kata Jeifson.

Mendengar kejadian tersebut, polisi kemudian menghentikan kegiatan. Polisi akan memanggil saksi ahli bagaimana SOP pembaiatan pencak silat Pagar Nusa.

“Dalam pendalaman ini petugas juga sudah menyita barang bukti (BB) seperti dokumentasi kegiatan, handphone peserta dan panitia,” teukasnya. (fik)