“Padahal sampah residu dari TPS3R akan diangkut oleh DLH dan ke Tlekung untuk diproses dengan mesin. Namun, saat ini hal itu belum bisa dilakukan, karena mesin yang direncanakan masih belum ada dan akhirnya sampah residu masih ditahan,” paparnya.
Padahal menurutnya, saat ini ada 21 ruas jalan, alun-alun dan pasar yang sampahnya menjadi tanggung jawab DLH dan melakukan penanganan sampah tersebut di dua TPS3R, yakni di area Stadion Gelora Brantas dan di Kelurahan Temas. Terdapat bak sampah DLH di sekitar TPS3R Temas.
“Kita lihat apabila nanti mesinnya datang dan kami sosialisasikan tentang upaya pemusnahan sampah residu tersebut dapat mengurangi volume sampah yang ada saat ini,” tandasnya. (rul)






