Warga Bojonegoro Apresiasi Program-Program Dinsos, dari Rumah Singgah hingga Bansos

Warga Bojonegoro apresiasi program-rogram Dinsos, dari Rumah Singgah hingga Bansos. (foto:ist)

Sementara untuk petugas, ada juru masak dan petugas kebersihan. Jika Rumah Singgah penuh, Dinsos juga menyediakan alternatif Rumah Singgah yayasan sekitar.

Sementara itu, dalam program SAPA Malowopati FM tersebut, juga terhubung dengan Mustamir, penerima bantuan kaki palsu dari Dinsos. “Alhamdulillah sangat bermanfaat dan membantu saya untuk beraktifitas. Terima kasih kepada Bupati Anna dan Kepala Dinas Sosial dan semoga selalu bermanfaat untuk saya dan warga,” ujar pria asal Desa Sambeng, Kecamatan Kasiman.

Tidak hanya kesan penerima manfaat, Hanif asal Desa Bendo, Kecamatan Kapas juga memberikan beberapa pandangan terkait program-program Dinsos yang telah berjalan. Menurut dia, permasalahan sosial sangat kompleks dan tidak bisa dilihat dari satu aspek.

Hanif berharap, terkait data PKH dan BPNT agar memaksimalkan verifikasi di tingkat musyawarah desa supaya tingkat objektivitas bisa dicapai. Selain itu, agar pemdes melibatkan semua stakeholder untuk menentukan kelayakan masyarakat yang pantas menerima bantuan.

Selain itu, pihaknya juga menyebut terkait PKH Graduasi. Pengembangan usaha dari pendamping ataupun Dinsos yang sudah dilakukan (misalnya, target 2-3 tahun graduasi PKH) sehingga dikatakan mampu secara ekonomi dan lepas dari bantuan.

Sementara itu, Kepala Dinsos Kabupaten Bojonegoro Arwan menjelaskan tugas utama Dinsos untuk pelayanan bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS). Layanan yang diberikan ada sembilan (9). Pertama, layanan bantuan sosial (seperti PKH, penyandang cacat, kronis, disabilitas, bantuan kursi roda). Kedua, pengusulan Penerima Bantuan Iuran (PBI) daerah untuk BPJS Kesehatan. Ketiga, rekomendasi Kartu Indonesia Pintar (KIP). Keempat, rekomendasi 1 desa 10 sarjana. Kelima, rujukan pemanfaatan Rumah Singgah.

“Bojonegoro memiliki Rumah Singgah di Surabaya di mana jika ada masyarakat Bojonegoro yang memerlukan rawat jalan, tidak usah bolak-balik, tapi bisa singgah di Surabaya,” ujarnya.