Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Probolinggo Dilatih Skill Wirausaha

Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Probolinggo Dilatih Skill Wirausaha
Pengembangan skil wirausaha warga binaan pemasyarakatan Lapas Kelas IIB Probolinggo. (foto:ist)

Begitu juga, kerjasama ini merupakan langkah awal sebagai salah satu bentuk kepedulian pemerintah kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Lapas kelas IIB Probolinggo.

“Saya mengapresiasi langkah Kepala Lapas kelas IIB yang memberi kesempatan kepada warga binaannya mengikuti pelatihan ini. Semoga dapat mengangkat derajat mereka agar setelah selesai masa tahanan dapat bekerja dan tidak mengulangi perbuatan yang melanggar hukum lagi,” terang Slamet Swantoro.

Lebih lanjut, Slamet Swantoro mengatakan, fasilitasi skill wirausaha bersertifikasi, sehingga diharapkan WBP bisa mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan serius dan disiplin.  “Outputnya bisa mendapatkan keahlian dan keterampilan yang professional sebagai bekal dalam menjalani kehidupan di tengah-tengah masyarakat,”katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Budiono Wirawan mengatakan, fasilitasi skill wirausaha warga binaan pemasyarakatan tetap memperhatikan standar pelatihan kerja. Karena ada dua pelatihan kejuruan, barista dan barbershop sehingga pesertanya berjumlah 32 orang. Pemateri yang dihadirkan telah tersertifikasi sesuai dengan standar pelatihan kerja. Bahkan, tetap melakukan pemantauan secara rutin, terutama ketika WBP telah bebas dan kembali ke masyarakat.

“Kami tetap memantau secara rutin, terutama ketika mereka bebas nanti apakah telah mendapatkan pekerjaan atau belum,” pungkasnya. (hud/ono).