Indeks

Wali Kota Blitar Jika Tidak Dapat Rekom PDIP, Tak Calonkan Lagi Lewat Partai Lain

CALON: Wali Kota Blitar Santoso mengambil formulir pendaftaran calon Wali Kota Blitar di Kantor DPC PDIP Kota Blitar.

Blitar, MEMOX.CO.ID – DPC Partai Demokrasi Indobesia Perjuangan (PDIP) Kota Blitar mulai membuka pendaftaran calon Wali Kota Blitar.

Dijadwalkan pengambilan formulir kepala daerah dan wakil kepala daerah mulai 1 Mei hingga 7 Mei 2024 mendatang. Dan untuk pengembalian formulir 8 Mei hingga 12 Mei 2024.

Pada hari pertama pendaftaran (1 Mei 2024), ada dua calon pendaftar, yakni Wali Kota Blitar Santoso dan mantan caleg DPR RI dari PKB, Bambang Riyanto.

Sebagai petahana Wali Kota Blitar, Santoso menyatakan kebulatan tekatnya untuk maju kembali sebagai Wali Kota Blitar dari PDIP.

Santoso mengambil formulir pendaftaran Cawali pertama kali di Kantor DPC PDIP Kota Blitar, Rabu (1/5/2024). Menurut dia, itu sebagai bentuk keseriusannya maju kembali dari PDIP.

Wali Kota Santoso mengatakan, seandainya nanti dirinya tidak mendapatkan rekomendasi dari PDIP, orang nomor satu di Pemkot Blitar ini, berkomitmen tidak akan maju jika tidak diusung oleh PDIP.

“Jika saya mendapatkan rekom dari PDIP dan dipercaya kembali, sebagai kader PDIP saya akan sekuat tenaga menjalankan rekom. Namun jika tidak, saya tidak akan menerima pinangan dari partai lain. Saya akan beristirahat,” kata Santoso usai mengambil formulir di Kantor DPC PDIP Kota Blitar.

Orang nomor satu di Pemkot Blitar ini menandaskan, sebagai kader dirinya hanya berusaha mendaftar, namun soal rekomendasi ia menyerahkan sepenuhnya ke DPP PDIP.

“Saya tidak mau berfikir lebih jauh soal rekomendasi, semuanya itu menjadi kewenangan DPP PDIP,” pungkasnya.

Sementara Bambang Riyanto resmi mengambil formulir pendaftaran calon Wali Kota Blitar setelah calon petahana Santoso di Kantor DPC PDIP.

Sebelumnya Bambang Riyanto atau yang akrab disapa Bambang Kawit maju sebagai Caleg DPR RI dari PKB. Namun kini dirinya memilih bergabung ke PDIP untuk maju sebagai Calon Wali Kota Blitar.

“Tadi saya sudah mengambil calon Wali Kota Blitar. Dan nanti akan kami kembalikan tanggal 8 atau 9 Mei mendatang,” kata Bambang Kawit.

Bambang Kawit mengaku, alasan dirinya memilih maju calon Wali Kota Blitar dari PDIP.l, karena selama ini calon yang diusung PDIP selalu menang di Kota Blitar.

“Kita ketahui bersama, bahwa Kota Blitar adalah Kota Proklamator, dan mustahil jika partai diluar PDIP akan memenangkan pilkada. Dan dari dulu PDIP di Kota Blitar selalu nomor 1. Untuk itu saya mendaftar melalui PDIP,” ujarnya.

Lebih lanjut Bambang Kawit menegaskan, jika dirinya telah mundur dari PKB. Sehingga dirinya bisa bebas maju sebagai calon Wali Kota Blitar dari PDIP.“Saya sudah mengundurkan diri dan sudah ber KTA PDIP jadi tidak mungkin dobel-dobel,” tandasnya.

Niat Bambang Kawit untuk maju menjadi calon Wali Kota Blitar tersebut, karena ingin ambil bagian untuk membuat perekonomian Kota Blitar lebih pesat lagi. “Saya ingin membangun Kota Blitar lebih maju lagi,” pungkasnya. (fjr)

Exit mobile version