Beranda TRIDARMA EKAKARMA Vidcon Bersama Gubernur, Danrem 083/Bdj Sampaikan Progres Penegakan Disiplin New Normal di...

Vidcon Bersama Gubernur, Danrem 083/Bdj Sampaikan Progres Penegakan Disiplin New Normal di Malang Raya

11
0

Kota Malang, Memox.co.id – Danrem 083/Bdj Kolonel Inf Zainuddin melaksanakan kegiatan Video Conference dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa beserta Forpimda Provinsi Jatim dalam rangka rapat evaluasi masa transisi menuju era normal baru di Malang Raya, Sabtu (06/06/2020).

Betempat di Ruang NCC (Ngalam Command Center) Pemkot Malang Jalan Tugu 1 Kecamatan Klojen Kota Malang, kegiatan ini juga diikuti oleh unsur Forpimda Malang Raya seperti Walikota Malang Sutiaji dan Kapolresta Malang Kota Kombes Leo Simarmata.

Dalam Rapat evaluasi ini Danrem 083/Bdj Kolonel Inf Zainuddin menegaskan penegakkan disiplin harus lebih ditingkatkan dalam kehidupan bermasyarakat secara umum. Ia menyatakan jajaran Korem 083/Bdj mengerahkan petugas penegak disiplin sejumlah 2.743 orang yang telah di sebar di beberapa titik keramaian di Malang Raya.

“Diharapkan dengan kemampuan serta edukasi dari aparat gabungan, kesadaran masyarakat tentang proteksi diri serta kebersihan semakin meningkat, saya menjumpai beberapa pasar-pasar tradisional serta tempat keramaian sebagian tidak menggunakan masker, inilah yang akan menjadi perhatian kami dalam SOP protokol kesehatan dan physical distancing,” terang Danrem.

Kesiapan pengelola objek juga dirasa belum optimal dalam mengubah pola bisnis. “Himbauan banner dan pengeras suara belum disiapkan, pedagang di pasar tradisional masih ada sebagian yang tidak menggunakan masker dan jarak antar lapak cukup dekat,” imbuhnya lagi.

Sementara itu, dalam kesempatan ini Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyampaikan kesepakatan bersama setelah PSBB dengan melakukan transisi menuju new normal selama 7 hari.

“Perubahan kultur warga butuh waktu yang cukup lama, penambahan masa transisi periode kedua mulai tanggal 7 Juni 2020 selama 7 hari kedepan,” ujar Gubernur perempuan ini melalui vidcon.

Gubernur juga menyampaikan, bahwa kampung tangguh di wilayah Malang Raya harus selalu ditangguhkan serta menjadi referensi kampung-kampung tangguh lainnya di Indonesia dalam penanganan Covid 19.

Terakhir dalam vidcon ini, Pangdam V/Brw Mayjend Widodo Iryansyah juga menyampaikan terkait masalah evaluasi petugas di Malang Raya yang sudah mampu mengcover titik-titik keramaian di Malang Raya. Ia menekankan petugas untuk paham akan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing dan perlu ditingkatkan lagi secara humanis. (fik)