Indeks
Hukum  

Usai Tasyakuran WBBM Polresta Malang Kota bersama Forpimda Langsung Tinjau Pos Pam dan Gereja

TINJAU: Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr Leo Simarmata bersama Forpimda Kota Malang saat melaksanakan peninjauan beberapa geraja yang ada di wilayah Kota Malang.

Kota Malang, Memox.co.id – Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr Leo Simarmata mengundang Forpimda Kota Malang untuk ikut dalam kegiatan tasyakuran atas keberhasilan Polresta Malang Kota meraih predikat WBBM tahun 2020 dari Kemenpan RB, Senin pagi (22/12/2020).

Hadir dalam kegiatan tasyakuran tersebut Wali Kota Malang Sutiaji, Dandim 0833/Kota Malang Letkol Arm Primadona Primadona, S.E., serta seluruh PJU (Pejabat Utama), Kapolsek dan ASN jajaran kepolisian Polresta Malang dengan tetap mengedepankan Prokes Covid-19.

Dalam kegiatan tasyakuran tersebut juga dirangkai dengan pemotongan tumpeng oleh Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr Leo Simarmata serta pemberian santunan kepada anak-anak dari Panti Asuhan Al Amanah Kota Malang.

TUMPENG: Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr Leo Simarmata saat memotong tumpeng pada tasyakuran meraih predikat WBBM tahun 2020.

Usai kegiatan tasyakuran dilanjutkan dengan patroli bersama di Pospam dan Posyan Operasi Lilin Semeru 2020 serta kunjungan ke beberapa.tempat ibadah umat Nasrani yang ada di wilayah Kota Malang.

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr Leo Simarmata juga meminta permohonan maafnya apabila ada beberapa geraja yang belum dikunjungi dirinya bersama Forpimda Kota Malang dan akan melakukan kunjungan kembali keesokan harinya.

Patroli pengamanan yang dilaksanakan pihak kepolisian Polresta Malang Kota bersama Forpimda Kota Malang dalam rangka pengamanan Perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

NASI KOTAK: Pemberian nasi kotak dan snack kepada petugas yang ada di Pos Pam Operasi Lilin Semeru 2020.

Disela-sela kegiatan kunjungan tersebut Forpimda Kota Malang mengimbau kepada pengurus gereja agar pada saat pelaksanaan kebaktian benar-benar menerapkan Prokes Covid-19.

“Setiap sesi agar diberi jarak waktu sehingga tidak terjadi penumpukan jamaah baik di parkiran maupun di pintu masuk/keluar, demi menekankan penyebaran Covid-19,” ungkapnya. (fik)

Exit mobile version