Breaking News

Ukuwah Wathaniyah Danrem 083/BDJ di Ponpes An-nur 1 Bululawang

Tanaman Karakter Satri Pelopor Kebangsaan Yang Tangguh 

Malang, Memox.co.id -Sebagai wujud kebersamaan TNI AD bersama para ulama diwilayah Kabupaten Malang, Selasa siang Danrem 083/BDJ  (Baladhika Jaya )Kol Inf Zainuddin menggelar Ukuwah Wathaniyah di Ponpes  (Pondok Pesantren ) An- Nur 1 Bululawang.

Kedatangan Danrem 083/BDJ Kol Inf Zainuddin di Ponpes An-nur 1 Bululawang disambut langsung pengasuh Ponpes An-Nur 1 Bululawang KH Fahrur Rozi Burhan bersama ratusan  santriwan dan santriwati.

Dalam kunjungan di Ponpes An-nur 1 Bululawang Danrem 083/BDJ Kol Inf Zainuddin mengangkat tema Satri Pelopor Terwujud Karakter Bangsa Yang Tangguh.

Pada kunjungan tersebut, Danrem 083/BDJ didampingi Kepala staf Kodim (Kasdim) 0818/Kabupaten Malang-Batu, Mayor Inf Teguh Prastowo serta beberapa pewira Korem 083/BDJ.

Kebenaran ulama dan satri dalam membangun bangsa sangatlah besar. Santri menjadi lulusan yang berperan banyak dalam kehidupan sosial maupun kebangsaan dan mulai mengambil peran dalam jabatan-jabatan publik. 

Salah satunya  pendiri Ponpes Mahasiswa Al Hikam Depok alm KH. Hasyim Muzadi yang merupakan tokoh NU  (Nahdlatul Ulama ) yang merupakan alumni dari Ponpes An-nur Bululawang,”ujar  pengasuh Ponpes An-Nur 1 KH Fahrur Rozi Burhan.

SAMBUT:Danrem 083/ BDJ Kol Inf Zainuddin saat tiba di Ponpes An-nur 1 Bululawang disambut rasa bahagia oleh para satri

Usai memberikan sambutan kepada Memox.co.id Danrem 083/BDJ Kol Inf Zainuddin mengatakan, “Jika membahas mengenai peran santri dalam perjalanan kebangsaan, maka kita akan bertemu dengan cerita mengenai pembentukan sebuah barisan militer yang bernama Laskar Hizbullah yang merupakan salah satu bukti nyata dari kontribusi santri dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan. 

Laskar Hizbullah yang pada awal pembentukannya bertujuan untuk memperkuat barisan militer Jepang bertransformasi menjadi sebuah barisan militer yang siap sedia berjuang untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

KH Hasyim Asy’ari mengumandangkan suatu jihad untuk membela bangsa dari cengkeraman kolonialisme. Sebagai suatu bentuk perjuangan Islam dalam membela Tanah Air-nya,”ujarnya.

Lanjutnya, “Kedatangan saya ke Ponpes An-Nur 1 ini membawa misi dan ingin memberikan semangat kepada seluruh satri yang ada disini agar bisa menjadi pelopor terwujudnya  karakter bangsa yang tangguh.

Karena itu , santri hasuslah bisa mengamalkan karakter budaya bangsa dalam bentuk perilaku dalam bermasyarakat agar dapat lebih menghargai sesama dan menghapuskan sikap intoleransi antar umat beragama,” pungkasnya.(fik)

%d blogger menyukai ini: