Beranda TRIBRATA TNI Polri Kabupaten Malang Gencar Razia Masyarakat Tidak Bermasker

TNI Polri Kabupaten Malang Gencar Razia Masyarakat Tidak Bermasker

17
0
PIMPIN: Kapolres Malang AKBP Hendri dan Dandim 0818 Letkol Inf Ferry saat pimpin patroli dan razia dalam rangka cipta kondisi masa transisi menuju New normal Life

Dalam Rangka Cipkon Masa Transisi Menuju New Normal Life

Malang,Memox.co.id-Kapolres Malang AKBP Hendri Umar S.I.K MH bersama Dandim 0818 Kab Malang-Batu Letkol Inf Ferry Muzawwad S.I.P pimpin patroli dan razia dalam rangka cipta kondisi masa transisi menuju New normal Life, Kamis malam(09/10/2020).

Kegiatan patroli sekaligus juga razia terhadap masyarakat yang tidak menjalankan protokol kesehatan seperti tidak memakai masker digelar di wilayah Kecamatan Singosari dan Lawang.

HIMBAUAN: Anggota gabungan TNI Polri wilayah Kabupaten Malang saat melaksanakan imbauan protokol kesehatan di Pasar Lawang serta menertibkan warga yang tidak memakai masker.

Kegiatan razia gabungan TNI Polri wilayah Kabupaten Malang tersebut diikuti Wakapolres Malang Kompol Toni Kasmiri, S.H., S.I.K, PJ Sekda Kabupaten Malang Dr. Ir. Wahyu, Kasatpol PP Drs. Nazarudin serta Kepala Dinas Kesehatan drg. Arbani.

Dalam arahannya Kapolres Malang AKBP Hendri pada intinya menyampaikan, kegiatan patroli disertai dengan razia ini bertujuan agar masyarakat selalu patuh dan disiplin protokol kesehatan. Mengapa kegiatan ini kita laksanakan di wilayah Kecamatan Singosari dan Lawang, karena kedua wilayah ini mendominasi jumlah pasien positif Covid-19,” terangnya.

RAPID TEST: Petugas Covid-19 saat melaksanakan rapid test kepada masyarakat yang kedapatan berkumpul dan tidak memakai masker

Hal senada juga disampaikan Dandim 0818 Kab Malang-Batu Letkol Inf Ferry Muzawwad S.I.P, dalam pelaksanaan patroli disertai penindakan kepada warga masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan agar tetap humanis.

“Dalam pelaksanaan penindakan nantinya dari rekan-rekan Satpol PP dengan dibackup dari TNI dan Polri akan dilakukan rapid test secara prioritas terhadap masyarakat yang masih melakukan aktivitas di kerumunan massa,” terangnya.(fik)