Kota Malang, Memox.co.id – Danrem 083/Bdj Kol Inf Yudhi Prasetiyo melakukan Sidak (Inspeksi Mendadak) stok ketersediaan minyak goreng di sejumlah distributor, toko, dan pasar di wilayah Kota Malang, Kamis (26/05/2022).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari apa yang disampaikan Menko Marves (Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi) Luhut Binsar Pajaitan saat menggelar vidcon bersama jajaran TNI.
Dalam sidak ke pasar dan distributor, Danrem 083/Bdj Kolonel Inf Yudhi Prasetiyo, S.I.P menerangkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk memastikan ketersediaan minyak goreng di pasaran untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang merupakan perhatian dari pemerintah.
Dari hasil sidak di Pasar Bunul dan Pasar Terpadu Dinoyo Kota Malang, ketersediaan minyak goreng masuk cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan harga antara 14.000 s.d 15.500 seperti yang disampaikan oleh Bapak Hadi, penjual minyak goreng curah saat sidak di Pasar Bunul Kota Malang.
Berlanjut sidak ke distributor minyak goreng di CV. Doa Guru yang berlokasi di Jl. Binor no. 55 Blok A Kel. Bunul Kota Malang dan hasil sidak ketersediaan minyak goreng di distributor masih mencukupi dengan harga jual Rp 14.000 dari distributor ke penjual sesuai penyampaian pemilik distributor.
Rombongan berlanjut sidak ke Pasar Terpadu Dinoyo Kota Malang. Ketersediaan minyak goreng di toko penjual minyak goreng di Pasar Dinoyo Kota Malang juga masih mencukupi dengan harga antara Rp 14.500 sampai dengan Rp 15.000 sesuai penuturan dari beberapa penjual.
Kol Yudhi menyatakan akan memantau bersama pemerintah daerah secara berkala, utamanya kepada para distributor, sebagai upaya antisipasi kemungkinan terjadi penimbunan ataupun oplosan minyak goreng.
“Untuk mengantisipasi penimbunan dan juga oplosan minyak goreng, kita bersama pemerintah saat ini terus berupaya untuk melakukan upaya antisipasi, salah satunya dengan melakukan sidak ke distributor maupun penjual yang ada di toko dan pasar, seperti yang dikatakan Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan,” terangnya. (fik)
